Story mamber senbatsu single ke 20.
Hari ini untuk pertama kalinya mamber senbatsu single ke 20 latihan untuk lagu yang akan mereka bawakan,di dalam ruangan yang berdinding kaca itu sudah terlihat beberapa mamber seperti sang center yupi sedang duduk bersama team J lainnya Aya,Feni,Sinka,Stepi dan juga Michelle.
Sementara tak jauh dari sana terlihat team kumpulan team T jinan,Okta dan juga aby.
"Iya,iya,,tar aja ya." Terdengar mengema saat suara Ayana yang baru saja memasuki ruang latihan sambil berbicara via tlfon entah dengan siapa.
"Kapten,,"panggil jinan dan Okta bersamaan,membuat gadis dengan julukan onta Arab itu segera menoleh ke arah dimana suara itu berasal.
"Hay,,udah dari tadi.?" Tanya Ayana sambil melambaikan tangan nya menghampiri anak buahnya.
"Eh ada aby juga,,semangat ya,jangan takut." Ucap Ayana mengelus puncak kepala aby setelah meletakkan tas yang sedari tadi nyantol di pundaknya.
"Iya Kak,makasih." Jawab aby mendongak tersenyum menatap Ayana.
"Kapten Tumben telat,?"tanya Okta menggeser duduk nya saat Ayana berdiri tepat di samping nya.
"Hay juga kalian,,,semangat ya." Sebelum menjawab pertanyaan Okta Ayana terlebih dahulu menyapa dan melambai kan tangan ke arah grombolan team J yang sedari tadi asyik bercanda.
"Hay kapten ,,terima kasih." Jawab Aya dan Feni sambil loncat-loncat karna emang terlalu bersemangat sementara ke empat lain nya hanya tersenyum ke arah Ayana.
"Eh kamu tadi nanya apa dek.?" Sambil merangkul leher Okta Ayana kembali bertanya tentang pertanyaan yang ia lupakan.
"Kakak Tumben telat.?" Ucap Okta mengulangi pertanyaan nya.
"Oh iya tuh,tadi ada kelas dulu jadi ya gitu deh,tau sendiri Jakarta macet,bahkan 5 menit aja terasa berharga." Mereka ber 3 hanya mengangguk mengerti.
Tak lama seseorang masuk sambil menunduk memainkan HP nya.
"Kak inyi kok Tumben dateng sendiri.?" Tanya Feni dengan berisik nya membuat Viny mengusap dada nya karna kaget.
"Astaga Feni,bikin kaget,,,iya nih dateng sendiri." Viny berjalan menghampiri team J .
"Hay anak aku,ngk kangen nih.?" Tanya Viny sengaja tidak menyertakan nama yang ia panggil. Yupi yang awalnya tertawa karna ulah Aya tiba-tiba diam.
"Hay mama nya aku." Dengan manja Michelle berdiri dan bergelayut manja di lengan kurus Viny membuat Yupi seketika cemberut tidak suka.
"Ihh itu kan mama aku." Dengan nada tak biasa Yupi berkata seperti itu pada Michelle namun bukan Viny namanya kalau tak bisa membuat suasana makin rame.
"Anak aku,,duhhh,sayang banget deh,sini peluk mama Dino dulu." Viny membalas pelukan Michelle pada tubuhnya tak kalah erat membuat gadis loly itupun menatap kedua semakin tajam.
"Minggir,,dia mama ku." Setelah menaruh HP nya Yupi beranjak dan mendorong tubuh Michelle untuk lepas dari tubuh Viny.
"Ihh kamu siapa,orang dia mamaku." Ucap Michelle sambil tersenyum gemas,ternyata kakak kecil nya ini masih tidak berubah gampang di kerjain.
"mama ihh." Yupi menghentakkan kaki sambil cemberut kesal saat tangan kecil nya tidak berhasil menjauhkan tubuh Michelle dari Viny.
"Hiiii,,Gemes banget sihhhhh." Akhirnya Viny pun tak tega dengan gadis mungil itu,tangan nya melepaskan rangkulan nya pada Michelle lalu beralih mencubit pipi gembul Yupi.
"Udah dong,kok masih cemberut." Viny sedikit menjauhkan wajah Yupi dari dada nya,rupanya gadis itu masih menekuk wajahnya.
"Abis ngeselin Kaka." Rajuk Yupi mengeratkan tangan nya di pinggang Viny membuat pelukan kedua nya kembali erat.
