Story vinshan.
Di ruang ganti Backstage teater.
"Ati-ati ya ci,jangan lupa oleh-oleh." Ucap Gracia masih bergelayut manja di lengan shani.
"Btw berapa hari Shan di Jepang.?" Tanya Yona yang kebetulan duduk di tempat tak jauh dari greshan.
"Kayak nya Satu minggu an sih Kak." Jawab shani enteng.
"Jadi ci shani ngk dateng di sts nya Ka Viny.?" Tanya Anin yang sebelum nya memunggungi mereka kini ikut membaur.
Shani yang juga sudah meresahkan itu jauh-jauh hari kini terdiam.
"Ngk tau itu juga,mungkin ngk Bisa." Jawab shani lemah. Disisi lain sebenarnya ia ingin jadi orang pertama yang mengucap kan selamat Ulang tahun ,mengingat dia adalah kekasih Viny namun disisi lain juga managemant lah yang sudah mengatur jadwal pekerjaan pulang maupun pergi jadi ia terpaksa tidak punya pilihan.
"Emang kamu ngk tau kapan pulang.?" Tanya Yona lebih lembut saat tau perubahan wajah shani yang sendu.
Dan gadis itu hanya menggeleng.
Drrttt,,drrrtttt.
Shani segera menoleh ke arah HP yang ada di tangan nya.
Ka Vinyyy: sayang aku pulang duluan,aku tadi udah tlfon papa buat jemput kamu,maaf aku ngk bisa anterin soalnya malam ini deadline terakhir tugas aku jadi aku mau pulang ngerjain.
Shani menghela nafasnya,akhir-akhir ini gadis kesayangan nya itu memang sangat sibuk dengan tugas kuliahnya dan ia pun dituntut untuk tidak egois meminta waktu Ke Viny untuk selalu bersamanya.
Me: iya Kak ngk papa kok,kakak hati-hati ya,oh ya besok pagi banget aku berangkat ke Jepang,selama aku ngk ada Kaka jaga kesehatan ya,jangan sampai sakit,walaupun aku bisa jaga Kaka dari jauh tapi tetep aja aku tau kakak jarang nurut.
Ka vinyyy: Hah,jadi kamu berangkat besok,kok ngk bilang.?
Me: Ka please deh,tadi setelah show Ka Yona juga ngomong kan di backstage emang Kaka ngk denger.?
Ka vinyyy: engk.
Me: 🙄🙄🙄 kamu sibuk ngapain sih.?
Ka vinyyy: sibuk mikirin kamu.😝😝
Me: gombal,,Huh dasar Kang bangunan.
Ka vinyyy: ya udah klau gitu aku usahain besok temuin kamu sebelum kamu pergi,eh tapi mau ngk?
Me: maunya malam ini ketemu,sampai besok sebelum berangkat (mode manja).
Ka vinyyy: 😧😧😧 kan mau ngerjain tugas,sayaaaaaang.
Me: bodo,klau Kaka ngk mau aku cuekin seminggu (mode galak).
Ka vinyyy: selain cantik nya yang bikin pusing ternyata ancaman kamu juga bikin pusing ya.😣😣😣
Shani tertawa ringan membaca balasan Viny,ia jadi membayangkan mungkin wajah gadis yang 2 tahun lebih tua darinya itu sekarang sedang bingung-bingung gemas.
"Ci shani kenapa.?" Gracia yang sebelum nya bersandar di bahu shani mengangkat wajahnya saat mendengar kekehan ringan dari gadis yang udah ia anggap kakak tersebut.
"Gak papa ge,udah ahh yuk ke lobby." Ajak shani meraih tas nya dan melangkah keluar dari teater di ikuti oleh Gracia.
---
Sesampainya di rumah shani langsung membersihkan dirinya dan bersiap untuk beristirahat namun sebelum itu ia kembali mengecek HP nya dan ternyata tak ada chat lagi dari Viny,apa mungkin sesibuk itu kah?? Huffvin.
Karna merasa mood nya benar-benar memburuk akhirnya shani memutuskan untuk tidur,ia tak akan mengharap kan lagi kehadiran Viny bahkan di dalam Mimpi sekalipun.
"Siap-siap aja aku cuekin seminggu." Gumamnya sebelum menarik selimut dan pergi Ke alam mimpi.
---
Sementara itu di ruang bawah.
Tepat pukul 2 dini hari papa shani berjalan menuruni tangga dan berjalan menuju pintu utama.
Ckleek.
"Assalamu'alaikum pa,hehehe maaf ganggu tidur papa ya." Papa shani hanya terkekeh menatap Viny yang sekarang sedang menunjukkan cengiran nya sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal,seperti seorang bocah yang telat pulang main sore ditaman.
"Kamu ini selalu bikin papa repot." Jawab papa shani berniat mengoda Viny dan lihatlah gadis itu kini menunduk merasa bersalah.
"Maaf pa." Rengek Viny masih cemberut.
"It's Ok,selama kamu bisa bahagiain shani papa ngk akan marah sama kamu." Lanjut Pak natio merangkul pundak Viny membuat gadis itu kembali tersenyum.
"Ya udah Viny langsung ke kamar cici aja,dah papa." Pamit Viny berlari kecil menaiki tangga rumah shani menuju lantai 2. Dan itu kembali membuat Pak natio terkekeh,gadis yang lebih dewasa dari putri nya itu harus nya lebih galak dan tegas dengan shani tapi selama ini yang Pak natio lihat malah sebalik nya.
Sesampainya Viny di kamar shani gadis itu langsung menganti bajunya dengan yang lebih nyaman untuk tidur lalu menempatkan tubuhnya di samping shani yang otomatis membuat gadis berlesung pipi itu segera mencari kenyamanan di pelukan nya tanpa sadar.
"Good Night Indira cuup."ucap Viny lalu mengecup kening shani lembut lalu menyusul gadis itu ke alam mimpi.
----
Pagi hari,shani mengerjap kan matanya saat mendegar alarm,matanya sedikit melebar saat merasakan sebuah tangan memeluk erat pinggang nya dari belakang.
Perlahan ia membalikkan tubuhnya setelah menyalakan lampu kecil yang ada di meja nya karna memang keadaan masih gelap.
"Kaka." Gumam shani tak menyangka klau Viny yang tidur sambil memeluk nya,momment yang sudah lama tidak terjadi setelah di rumah jogja nya beberapa bulan yang lalu.
Shani semakin merapatkan tubuhnya ke arah Viny dan mencari kenyamanan dengan menjadikan tangan Viny sebagai bantal dan yang satunya memeluk pinggang nya.
"Makasih udah selalu berusaha bikin aku bahagia." Gumam shani menenggelamkan wajahnya di leher Viny.
Dan akhirnya pagi itu Viny lah yang mengantarkan shani ke bandara sekaligus berangkat ke tempat tugas yang harus ia jalani sebagai mahasiswi.
Yang pastinya membuat shani merasa bahagia karna Viny masih mau menuruti kemauan nya.
"Ka Viny sayang banget ya Shan sama kamu,sebelum nya belum pernah lho dia se sayang itu sama seseorang,ya mungkin memang semua yang dekat dengan Ka Viny itu pernah ngrasain perhatian-perhatian kecil darinya tapi klau sama kita dia masih bisa marah,tapi sejak kenal sama dan deket sama kamu dia berubah jarang banget marah." Shani hanya tersipu mendegar pernyataan Yupi tentang Viny dan semakin merasa beruntung bisa dekat dengan Viny dengan membawa hal positif bagi gadis itu.
"Lihat aja,sangking jarang marah nya dia sekarang jadi punya darah rendah,ya mungkin kurang tidur juga karna yang aku lihat akhir-akhir ini dia sedang sibuk-sibuknya." Shani termenung memikirkan ucapan Yupi,benar juga ya,apa memang Viny tak punya niat untuk memarahi nya sampai-sampai penyakit yang jarang di miliki orang pun Viny alami.
Setelah sibuk memikirkan Viny akhirnya panggilan keberangkatan pun terdengar dan untuk terakhir kalinya sebelum di off shani mendapati pesan baru di HP nya.
Ka vinyyy: semangat sayaaaang nya aku,,jangan terlalu sering mikirin yang bikin kamu bingung ya,aku disini akan selalu merindukan kamu,dan aku akan menunggu sampai kamu pulang,i Love u Indira.😘😘💙💛💙💛
Me: terima kasih Kak,Kaka juga jangan kebanyakan begadang,jaga kondisi dan jangan lupa vitamin nya di minum,aku pasti kangen di manjain kakak,dan satu lagi dimohon untuk JANGAN GENIT,Love u tooo ratu ku.😘😘💛💙💛💙
TBC aja dulu,
Lanjut ngk nih?? Atau udah?
Btw bos kecil kumat genit nya ya,kasih saran yang tau kelakuan bos kecil pas sts secara ane kan far jadi nungguin info aja,yang tau langsung comment please,Thanks guys.
