14 - Taman Belakang

33.3K 3.1K 225
                                        

Kezya memasuki rumahnya dengan senyum yang terus mengembang. Dia terus memikirkan perlakuan Devan yang menurutnya sangat manis.

Saat Kezya memasuki rumah, tidak ada siapa-siapa disana. Bundanya sedang pergi ke rumah Tante Nadin, ayahnya sedang bekerja, sedangkan abangnya dia tidak peduli.

Kezya menaiki tangga sembari bersenandung kecil, tak ada yang lebih bahagia dari hari ini. Saat sudah sampai di depan kamarnya, Kezya langsung membuka pintunya dan setelah itu dia terkejut karena abangnya sudah berdiri disana sembari melipatkan tangan di depan dadanya.

"Ngapain sih disitu? Bikin Key kaget aja." ucap Kezya sembari menghampiri Karel.

"Kagetnya ayam ayam gak?" tanya Karel.

"Gak. Key kagetnya berkelas bukan ayam ayam." jawab Kezya.

"Terus apaan?"

"Chiken chiken."

"Gue mesti ketawa atau ngga dek?"

"Gak usah. Gak butuh penonton bayaran."

Kezya akhirnya menghiraukan Karel dan menyimpan tas yang dia gendong di meja belajarnya. Setelah itu, Kezya berencana untuk mengganti bajunya namun Karel masih ada dikamarnya dan Karel sedang berbaring dikasurnya sembari memainkan handphonenya.

"Bang, Key mau ganti baju." ucap Kezya.

"Terus?" tanya Karel yang membuat Kezya kesal.

"Ya keluar lah!" jawab Kezya.

"Mager. Lo ganti baju aja di kamar bunda."

"Ini tuh kamar Key kenapa jadi abang yang ngatur-ngatur? Lagian abang mau apa sih ke kamar Key?"

"Oh iya, gue lupa tujuan gue ke kamar lo." ucap Karel yang langsung bangun dari kasur Kezya.

Karel berjalan ke arah Kezya dengan mata yang disipitkan seakan dia sedang mengintimidasi Kezya. Kezya hanya menatap Karel heran sembari mengerutkan dahinya.

Saat sudah di depan Kezya, Karel tidak langsung berbicara melainkan terus menatap Kezya dengan penuh selidik.

"Apaan sih ba-" ucap Kezya yang terpotong.

"Lo pacaran sama Devan?"

Kezya membulatkan matanya saat mendengar pertanyaan dari Karel. Darimana abangnya tahu jika dia berpacaran dengan Devan? Padahal tidak ada yang tahu tentang hubungan Kezya dan Devan termasuk Tiara teman dekatnya.

Kezya bukan bermaksud untuk menutup-nutupi hubungannya, hanya saja jika dia bercerita, itu percuma saja karena tidak akan ada yang percaya.

"Hehe." Kezya menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal. "Iya." jawab Kezya.

"Kenapa?" tanya Karel.

"Hah? Apanya yang kenapa? Kalau pacaran berarti sama-sama suka." jawab Kezya yang heran dengan pertanyaan Karel.

"Putusin." ucap Karel.

Kezya lagi-lagi membulatkan matanya karena ucapan Karel. Dia jelas kaget dengan ucapan Karel karena Karel memintanya untuk putus dengan Devan.

"Apaan sih? Emang kenapa kalau Key pacaran sama kak Devan?"

"Lo gak tau apa-apa tentang dia."

"Emang kak Devan kenapa?"

"Lo mau tau?"

"Mau lah."

"Devan itu..." ucap Karel yang menggantungkan ucapannya.

My Annoying KetosCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang