Dealing with The Jerk | Part 2 - THE DEVIL'S TRAP

188K 8.1K 200
                                        

Ada yang nungguin cerita ini?

Jangan lupa buat VOTE dan COMMENT biar ceritanya cepet up!!!

Baca sampai habis karena ada bonus manja untuk kalian hehe :))) Gabakal rugi deh!!!

HAPPY READING
Enjoyyy!

DEALING WITH THE JERK

PART 2 - THE DEVIL'S TRAP

___________

Alexandria, Virginia United States, 2013.

Thomas Jefferson High School, Cafetaria.

Sean Archer Jefferson, sedang duduk bersama Benjamin Hamilton di Cafetaria sekolah itu, jam tengah menunjukan waktu istirahat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sean Archer Jefferson, sedang duduk bersama Benjamin Hamilton di Cafetaria sekolah itu, jam tengah menunjukan waktu istirahat.

Pria itu tersenyum puas saat tahu bagaimana latar belakang gadis itu, mengetahui semuanya sangat mudah baginya, semudah menjentikan jari. Dalam hidupnya, tidak pernah sekalipun Sean sulit mendapatkan sesuatu yang dia mau.

Sean melihat kearah kakinya, mengingat bekas memar yang sudah lebih pudar berubah menjadi gelap kehitaman. Dia harus memberi gadis kuda itu pelajaran, sama halnya bagaimana gadis itu mempermalukannya, Sean Archer juga lebih bisa mempermalukan gadis itu di hadapan semua orang di sekolah ini.

Rencana yang tersusun di otaknya sudah ia pikirkan matang-matang, dan Sean sudah sangat tidak sabar melancarkan aksinya itu. Gadis kuda itu, dia harus tahu dengan siapa dirinya sudah mengibarkan bendera perang, baik dirinya sadari ataupun tidak.

"Kau yakin akan melakukan itu? Ayolah Sean, kau menjebaknya! Sungguh licik." Dengus Ben menatap sahabatnya itu.

"Kau tahu bukan licik adalah nama tengahku." Kekeh Sean-gadis itu harus diberi pelajaran!"

"Tapi ku beritahu, jangan sampai kau sendiri jatuh ke dalam permainan yang kau buat sendiri."

"Aku Sean Archer, kata KALAH tidak pernah ada dalam kamusku." Ujar Sean menyombongkan diri. Dan Ben, dia mengedikan bahunya acuh. Berteman dengan Sean sedari mereka di dalam kandungan membuat Benjamin Hamilton kebal dengan segala sikap yang Sean . Hanya Ben-lah yang kuat menjadi teman Sean dan hanya Ben juga yang Sean anggap sebagai sahabatnya, lainnya, hanyalah sebuah pajangan dan pengikut bagi pria itu.

"Terserah kau saja."

Sean memberikan kode saat seseorang yang ditunggu-tunggunya terlihat, gadis dengan ikatan ponytail-nya berjalan bersama gadis berkepang cupu yang membuat Sean muak selama ini.

"Kena kau gadis kuda!" Sean membatin.

Dari kejauhan terlihat dua orang gadis menuju arah Cafetaria, Gwen Miller dan Emma Wood. Diiringi perbincangan ringan kedua gadis itu melangkah tanpa adanya firasat buruk sedikitpun.

DEALING WITH THE JERKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang