Dealing with The Jerk | Part 17 - Decision

124K 7K 346
                                        

U P D A T E

HANYA FIKTIF! Imajinasi author saja ya zeyeng 💯
Happy reading buat semuanya!!!❤️

HANYA FIKTIF! Imajinasi author saja ya zeyeng 💯Happy reading buat semuanya!!!❤️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sepertinya itu, Thomas." Gumam Emma melambaikan tangannya, dan benar saja Thomas ikut melambaikan tangannya pada Emma. Mereka berdua memang tidak saling mengenal, tapi Emma cukup tahu siapa pria itu.

"Terima kasih, Thom." Ujar Gwen dengan tulus pada pria itu, kemudian mobil tua itu mulai meninggalkan area hotel itu dengan perlahan.

Mereka tidak sadar jika ada seseorang yang menyaksikan kejadian itu juga. Layaknya seorang mata-mata yang sedang menjalankan misi rahasianya.

DEALING WITH THE JERK

Part 17 - Decision

__________

Suasana pemakaman itu nampak sepi, hanya keluarga Jefferson yang nampak disana. Tepat di hadapan pusara Kathrine Jefferson, semuanya nampak tenang dengan doa-doa yang mereka kirimkan masing-masing. Beberapa bodyguard terlihat melindungi mereka.

Terlihat si nenek sihir Camila turut hadir disana, masih memasang topeng palsunya.

"Kau akan kemana setelah ini, sayang?" Suaranya bahkan terdengar memuakan telinga bagi Sean.

"Bukan urusanmu!" Ketusnya.

"Sean, yang sopan!" Tukas Howard pada putranya.

"Tidak apa-apa, Howard. Aku sudah terbiasa menghadapinya." Jelas Camila sok baik di hadapan suaminya itu.

Sean berdecak kesal di dalam hatinya, sebentar lagi-Camila akan dia depak dari kehidupan keluarganya. Jangan pikir selama ini Sean tidak mencari tahu dan menelisik tentang kematian ibunya yang masih mengganjal hatinya.

Tinggal menunggu waktu yang tepat, dan Camila itu akan Sean jebloskan ke penjara. Untungnya juga, ayahnya masih setia pada ibunya-Kathrine. Meskipun status mereka sebagai sepasang suami istri, Howard sama sekali tidak menganggapnya begitu. Tidak ada cinta, yang selama ini Howard lakukan hanya sebatas status dan menghormati amanah dari mendiang istrinya-Kathrine Jefferson.

"Aku pamit, Dad. Jaga dirimu." Sean memeluk ayahnya-kemudian meninggalkan tempat itu. Melangkah menuju mobilnya dengan pandangan tanpa ekspresinya itu.

Pria itu memutuskan melihat layar iPad-nya selama perjalanan -memeriksa pekerjaannya. Sampai akhirnya dia akan melihat laporan yang Niel dan anak buahnya kirimkan selama perjalanan bisnisnya di Virginia.

Tempat yang sangat terkutuk untuk dia datangi.

Bukannya apa, di kota itu...Sean kehilangan ibu dan gadis yang sialan telah dia biarkan dengan mudah mencuri hatinya-bahkan sempat membuatnya begitu terlena. Namun, semua itu telah dia lenyapkan dari hatinya.

DEALING WITH THE JERKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang