Dealing with The Jerk | Part 67 - Married Life Drama

122K 4.1K 566
                                        

UPDATE!!!
I need 200++ komen for this cringe part haha😂❤️

"Baby, huh? Apa baby ingin mandi bersama Daddy-nya hm?" Ujar Sean sambil memajukan wajah ke arah dada Gwen—membuat wanita itu terkikik geli

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Baby, huh? Apa baby ingin mandi bersama Daddy-nya hm?" Ujar Sean sambil memajukan wajah ke arah dada Gwen—membuat wanita itu terkikik geli.

"Iya, Daddy!"

"Baiklah, ayo kita buktikan! Apa ini memang murni kemauan baby atau hanya akal-akalan Mommy-nya saja!" Tukas  Sean langsung menggendong tubuh wanita itu. Melangkah besar menuju kamar mandi.

Dealing with The Jerk

Part 67 – Married Life Drama

________________

Sean turun dari mobilnya dan langsung melangkah cepat memasuki Mansion—nya. Matanya melirik jam di pergelangan tangannya, sudah jam 10 malam. Pekerjaannya hari ini benar-benar membuatnya penat.

Keadaan pria itu sudah berantakan, dasinya menghilang dan kemeja formalnya juga sudah digulungnya hingga sebatas siku. Sean tidak sabar untuk menemui Gwen, memeluk istrinya itu yang semakin hari kian bertambah cantik dan menggoda di matanya.

"Tuan, anda sudah pulang." Ujar salah satu pelayan menyambut dirinya.

"Dimana istriku?" Tanya Sean sambil terus melangkah cepat.

"Nyonya sudah tidur, Tuan. Dia berada di ruang tengah."

Sean tidak menanggapi pelayan itu lagi, kakinya langsung melangkah ke arah ruangan tempat Gwen berada.

Istrinya itu sedang tertidur cantik dengan sebuah guling di pelukannya. Sean memperhatikannya sejenak sebelum akhirnya menyelipkan tangan-tangan kekarnya di bawah lutut serta leher wanita itu. Sepelan mungkin, Sean tidak mau Gwen terbangun dari tidurnya.

Dan berhasil, Gwen sama sekali tidak terusik. Istrinya itu hanya mengeluarkan lenguhan pelan sebelum akhirnya menyamankan kepalanya di bahu Sean.

"Eunghh, Sean." Gumam Gwen pelan.

Wanita itu mengira Sean yang menggendongnya adalah sebuah mimpi, nyatanya tidak—pria itu telah berada di hadapannya sekarang.

Gwen benar-benar sangat merindukan suaminya ini.

"Sssh, tidurlah lagi." Gumam Sean lembut.

"Sean, kau sudah pulang?" Gwen mengusap pelan matanya, kemudian melihat wajah suaminya itu yang tepat berada di hadapannya.

"Sudah aku bilang jangan menungguku pulang, sayang." Ujar Sean duduk di tepi ranjang, mengusap pelan rambut wanita itu. Wajahnya menatap liar pada wajah polos Gwen yang terlihat samgat mengantuk.

"Jam berapa ini? Aku pikir aku sedang menonton film tadi." Ujar Gwen polos.

Sean tersenyum, "Sepertinya bukan, tadi itu lebih seperti filmnya yang menontonmu. Lain kali, jangan menungguku lagi. Aku tidak suka melihatmu tidur di sofa." Ujar Sean dengan nada cemasnya.

DEALING WITH THE JERKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang