Dealing with The Jerk | Part 4 - Such an Arrogant

160K 8K 283
                                        

Siapa yang nungguin hayooo??!!!

LETS VOTE

COMMENT

BOLEH JUGA DI SHARE!

Jangan pelit pelit buat vote-nya dan jangan ragu-ragu buat komenin cerita aku, baik itu kritik, saran, maupun pujian. Aku bakal tampung semuanyaa :)

 Aku bakal tampung semuanyaa :)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ENJOYYYYY

-THE STORY BEGIN-

.

.

.

.

Alexandria—Virginia,  2013.

Gwen Miller'Flat House.

Jam sudah menunjukan pukul 8 malam, namun Sang Ayah tidak menunjukan tanda-tanda kepulangannya, Gwen mengambil ponselnya di atas nakas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jam sudah menunjukan pukul 8 malam, namun Sang Ayah tidak menunjukan tanda-tanda kepulangannya, Gwen mengambil ponselnya di atas nakas. Setelah menyiapkan makan malam, Gwen memutuskan menghubungi ayahnya.

Namun, hingga dering ke sekian kalinya, panggilan Gwen tidak terjawab. Hingga seseorang membunyikan bel rumahnya. Gwen pikir itu ayahnya yang telah pulang kerja, tapi kenapa ayah tidak langsung masuk saja, gadis itu bertanya-tanya.

"Tunggu sebentar." Gwen setengah berteriak.

Kakinya melangkah kearah pintu rumahnya, Gwen sudah akan mengeluarkan kata sambutannya, namun seketika tertahan di tenggrokannya. Seoarang perempuan dengan setelan rapinya menatapnya dengan intens, di samping kanan dan kiri pria itu terdapat 2 orang yang berpakaian seragam, jas hitam rapi dengan kemeja putih, tidak lupa kacamata yang membingkai wajah keduanya.

"Gwen Miller?" Suara tanya wanita itu membuyarkan keterpakuan Gwen.

"I...iya saya, Nyonya siapa?" Tanya Gwen kikuk, wanita itu tersenyum anggun, dan mengulurkan tangannya pada Gwen.

DEALING WITH THE JERKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang