Masalah kita 3

19.9K 421 10
                                        

Waktu bekerja baru saja usai. Ayana berniat pulang sendiri tapi Dimas memaksa untuk pulang bersamanya, dengan sangat terpaksa ia harus menunggu Dimas di kantor.

Semua teman kantornya sudah tidak ada. Hanya tersisa dia dan Tania. Tak ada pembicaraan apapun di antara keduanya. Ayana mendengarkan musik dari Earphone-nya sementara Tania senyum-senyum sendiri melihat layar ponselnya. Tania keluar kantor dengan wajah riang, sayup-sayup terdengar suara mobil yang ia kenal jelas siapa prmiliknya. Ayana mengikuti arah perginya Tania, ia melihat sebuah mobil yang tak asing baginya dari jendela. Ia berjalan mendekati jendela untuk memperjelas penglihatannya.

Begitu ia berada di depan jendela, ia melihat Ryan turun dari mobil menghampiri Tania dan membuat Ayana kaget. Ayana langsung keluar dan menemui Mereka berdua dengan hati yang tak karuan.

"Ryan!" teriak Ayana dari ambang pintu.

Keduanya sontak menoleh ke belakang. Disaat yang bersamaan Dimas datang tepat di pelataran kantor.

Raut wajah Tania terlihat sangat santai seperti biasanya sementara Ryan terlihat sedikit terkejut.

Ayana mendekat, "Kamu ngapain masih sama dia?" tanya Ayana.

Ryan maju beberapa langkah dan terlihat bingung, "Aku bisa jelasin" ujarnya.

Mata Ayana berkaca-kaca, "Sejak kapan kalian berhubungan?" tanya Ayana berusaha tegar.

Tania yang berada agak jauh dari posisi mereka mendekat, "Kita udah pacaran dari 2 bulan yang lalu" ujar Tania santai.

Ayana tercengang, "Apa?! Jadi selama ini kamu selingkuh di belakang aku?" tanya Ayana pada Ryan. Nada bicaranya terdengar sedikit bergetar.

Ryan tampak semakin bingung, "Ini gak seperti yang kamu bayangin" ujar Ryan berusaha membela diri.

Ayana menghela napas berat berusaha menahan emosinya, "Gila ya kamu! 2 bulan lalu itu kita masih baik-baik aja. Bahkan seminggu lalu juga kita masih baik-baik aja" ujar Ayana.

Tania tersenyum sinis, "Kamu udah punya suami gak usah ribetin urusan kita!" cetusnya.

Ayana merasa kesal, "Eh kamu diem aja. Udah tau kamu salah" cetus Ayana.

Tania tak mau kalah, "Kamu gak usah serakah, kamu udah punya suami masih mau sama Ryan juga? Mikir dong!" ujar Tania menyakiti hati Ayana.

Ayana benar-benar tak habis pikir. Selama ini dia menganggap Ryan orang yang paling sempurna bahkan sebelum kejadian ini Ryan adalah semangatnya bertahan di hubungan pernikahannya. Bagaimana mungkin, mereka selingkuh dibelakang Ayana? Bahkan seminggu lalu sebelum Ayana menikah semuanya tampak baik-baik saja. Bagaimana mungkin Ryan yang selalu ada untuknya itu selingkuh? Bagaimana mungkin semuanya berjalan sejak 2 bulan yang lalu? Sulit menjelaskan perasaan Ayana saat ini.

*****

Dimas memarkirkan mobilnya di pelataran kantor Ayana. Ia melihat istrinya sedang berdiri dengan lelaki yang pernah ia temui kala itu. Dimas memincingkan mata, Tania? Ujarnya dalam hati. Ia melihat ketegangan yang terjadi. Ayana tampak penuh emosi, ia langsung turun dari mobil dan menghampiri Ayana.

Dimas melihat lelaki yang tak begitu ia pedulikan namanya sedang menatap Ayana lekat, "Aku bisa jelasin," ujar lelaki itu.

Ayana melihat kedatangan Dimas tapi ia acuh.

"Apa? Aku bahkan berniat mengakhiri semua ini tapi ternyata kalian selingkuh bahkan dari sebelum aku dijodohkan!" ujar Ayana meluap-luap.

"Aku itu sayang sama kamu, tapi aku juga gak bisa nunggu kamu pisah dari dia" ujar Ryan melirik ke arah Dimas yang agak jauh dari Ayana.

UNFORGETTABLE WEDDING (DIPAKSA MENIKAH ganti Judul) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang