Bab 11 : Catastrophe

12K 1.5K 268
                                        

Kepalan tangan itu ia gigit untuk menahan suara berisik. Sebelah tangannya lagi meremat kuat bahu sang suami, memberi kode untuk sekedar memelankan gerakannya.

Induk kucing itu melenguh kecil begitu kenikmatan tak terbendung itu terus menghantam tubuhnya hingga ke inti. Sekuat tenaga menahan desahan ketika sang suami meninggalkan jejak panas dan basah di sepangjang leher hingga belikat.

"J-jaeh...pelan-pelan! Bibi Kim bisa bangun!" Ucap Taeyong susah payah, menutup mulut sang suami dengan tangan karena Jaehyun yang beberapa kali menggeram keras.

Oke, mari lupakan tentang Jung Jaehyun yang berniat mengunci istrinya. Itu hanya sekedar ekspetasi sialan belaka yang benar-benar omong kosong, pada kenyataannya seorang Jung Jaehyun mana tega memperlakukan istri manisnya seperti itu.

Di dunia ini tidak ada yang bisa mengalahkan kebucinan seorang Jung Jaehyun terhadap istrinya. Dia itu kan the King of Bucinnya Jung Taeyong.

Belum ada setengah jam pasca drama picisan tadi, Jaehyun segera menyusul sang istri yang tidur di sofa ruang tamu, bukannya memindahkan Taeyong ke tempat yang lebih nyaman, ia malah menyetubuhi istrinya hingga terbangun.

Benar-benar pria bejat kelebihan hormon.

Jaehyun menjatuhkan tubuh besarnya begitu saja di atas dada Taeyong, terkulai lemas begitu mendapatkan kepuasan. Sementara sang istri sibuk mengatur napas juga mengusap lembut rambut Jaehyun yang basah.

"Berhenti berurusan dengan pria Jepang itu" Jaehyun berucap lirih, membubuhkan beberapa kecupan ringan di dada Taeyong.

"Tapi--"

"Atau kau tidak akan bisa berjalan benar lagi selamanya"

"Baiklah" Taeyong menjawab lesu, bisa apa dia jika sang suami sudah mengeluarkan ancaman seperti itu? Bisa-bisa ia benar-benar tidak bisa berjalan dengan benar besok dan selamanya.

"Besok acaranya reuninya, ayo temani aku"

"Aku tidak bisa hubby" Taeyong mengusap kening Jaehyun yang berkeringat, menepikan rambut depan Jaehyun yang sudah panjang hingga menutupi sebagian wajahnya.

"Kemana?" Kerutan samar tanpa disadari tercetak jelas di sana.

"Johnny hyung akan pergi ke Ilsan selama dua hari, ia memintaku untuk menjaga Ten yang sedang hamil, takut Ten tiba-tiba melahirkan"

"Dia akan melahirkan?"

"Hm, sudah masuk bulan kesembilan, makanya Ten tidak pernah dibiarkan sendirian di rumah. Jadi pergi sendirian saja ya?"

"Kalau begitu aku tidak usah datang saja" pria Jung itu membalas cuek, kembali menunduk untuk melumat pelan bibir bengkak istrinya.

"Tidak boleh begitu, hargai temanmu yang lain Jaehyunnie, mereka mengharapkan kehadiranmu. Kemarin Chaeyeon kan juga sudah menelepon memaksamu datang"

"Malas, tidak penting juga berada di sana, buang-buang waktu lebih baik cuddling hingga subuh bersamamu"

Taeyong mendesah pasrah, sudah dibilang bukan jika suaminya ini agak keras kepala juga menjengkelkan "harus datang pokoknya! Tidak rindu teman-temanmu?"

"Buat apa rindu dengan manusia bobrok seperti mereka? Itu hanya akan membuatku sakit kepala mendengar obrolan mereka yang pasti tidak jauh-jauh soal sex dan minuman"

"Hanya sebentar saja oke? Setengah jam sudah cukup lalu kau bisa langsung pulang" pria manis itu kembali berusaha membujuk karena kemarin Jung Chaeyeon sempat menghubunginya untuk memaksa Jaehyun agar datang sebentar saja ke acara reuni mereka.

Ma Cotton Candy!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang