Sebuah mobil sedan Camry berwarna hitam keluaran terbaru sudah menyambut Jung Jaehyun yang terlihat berjalan keluar dari gerbang bertuliskan Arrival.
Ia sedikit membenarkan letak kacamatanya ketika melihat utusan dari Rumah Sakit tempatnya bekerja terlihat tergopoh-gopoh menghampirinya lalu menunduk memberi salam.
"Selamat siang Dokter Jung. Saya Park Jaesung, utusan dari rumah sakit"
"Selamat siang" pria itu tersenyum tipis, menyugar rambut tebalnya yang berwarna coklat hingga beberapa pengunjung menoleh dua sampai tiga kali ke arahnya.
Daripada disebut sebagai seorang Dokter yang baru saja selesai melakukan perjalanan dinas, Jung Jaehyun malah lebih cocok dikatakan sebagai model kelas dunia yang baru saja menghadiri acara-acara fashion berskala internasional.
Duh, jika si induk kucing sampai tau suami tidak berakhlaknya itu menjadi tontonan gratis beberapa pengunjung Bandara Incheon, sudah dipastikan Jung Jaehyun tidak akan mendapatkan jatahnya sampai dua bulan ke depan.
"Direktur ada di kantor?" Tanyanya ketika sang supir dengan gesit membukakan pintu belakang mobil mempersilahkannya masuk.
"Hari ini beliau sedang ada jadwal rapat dengan para pemegang saham"
Jung Jaehyun mengangguk sekali, beralih merogoh tas jinjingnya untuk mengambil ponsel agar bisa menelepon si kesayangannya.
Ia mendadak tersenyum lebar sekali ketika menscroll layar ponsel yang menampilkan foto-foto Jung Taeyong dan juga si kecil Mark yang asyik bermain ikan di kolam halaman belakang. Istrinya mengirim foto itu kemarin malam, dan baru sempat ia lihat siang ini. Dibawahnya beberapa pesan terpampang yang berisikan kalimat jika Jung Minhyung merengek ingin dibelikan ikan baru agar kolam ikannya semakin ramai dan Lulu tidak kesepian.
Kekehan renyah tak luput terdengar dari si dokter tampan itu, hingga sang sopir, diam-diam berdecak kagum dalam hati ketika melihat refleksi wajah Jung Jaehyun dengan kedua lesung pipi mematikannya.
"Maaf Dok, anda ingin langsung pulang atau ingin mampir ke suatu tempat?"
"Hmm.." melarikan pandangannya ke arah luar, terlihat berpikir sekitar dua menit "ah ya, tolong antarkan aku ke toko kue di dekat persimpangan sana ya? Aku ingin membeli beberapa kue untuk perayaan di rumah"
"Keluarga Dokter ada yang berulang tahun?" Park Jaesung kembali bertanya ketika mobil berhenti saat lampu rambu lalu lintas menyala merah.
Jung Jaehyun tersenyum bahagia, kembali melirik suasana kota Seoul di tengah musim dingin ini lewat jendela mobil yang sengaja ia biarkan setengah terbuka, "Tidak, tapi istriku baru saja mengandung anak pertama kami" jelasnya begitu antusias.
Bahkan tanpa melihat ekspresinya pun, nada bicara Jaehyun terdengar jelas dipenuhi kebahagiaan dan ketidaksabaran menanti kehadiran buah hatinya.
"Wah, saya turut senang mendengarnya Dok. Semoga istri dan anak anda selalu diberikan kesehatan hingga hari persalinan tiba"
"Terima kasih" jawabnya singkat namun dalam hati mengamini ucapan tulus dari sang supir. Ia kembali tertegun.
Akan ia pastikan istrinya juga sang anak dalam keadaan baik-baik saja hingga selamanya. Dirinya berjanji, karena demi apapun, Jung Jaehyun akan melakukan segala cara untuk melindungi keluarga kecilnya.
🍭🍭🍭🍭🍭
Dalam sisa angan Jaehyun, dirinya sangat berharap setidaknya mendapat sebuah pelukan ketika sampai di rumah siang hari ini. Ia sudah kelewat rindu, rela tidak tidur mengejar tugas agar cepat selesai dan ia bisa cepat pulang ke rumah menemui malaikat-malaikatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ma Cotton Candy!
Fanfiction[Marriagelife] [Romantic] Tentang Jung Jaehyun dan gumpalan permen kapas kesayangannya. 30/3/2019 ©yudiaaa
