Bab 39 : New Chapter Unlock!

5.2K 373 37
                                        

Laju kaki Jaehyun perlahan melemah disetiap langkahnya begitu ruangan dengan papan nama Perinatologi tertangkap matanya.

Langkahnya terasa mulai memberat, tanpa ia sadari dirinya mulai menahan napas ketika seorang perawat yang memimpin jalannya di depan membuka pinta ruangan tersebut dan mempersilahkannya masuk.

Suhu ruangan yang nyaman langsung menghantam Jaehyun yang masih berdiri di dekat pintu, enggan lanjut melangkah karna mendadak saja kakinya benar benar lemas sekarang.

Tidak jauh dari tempatnya berdiri, terdapat beberapa box bayi yang terisi makhluk mungil menggemaskan. Perawat lainnya yang bertugas menjaga ruangan tersebut nampak berdiri dari meja tugasnya untuk menghampiri Jaehyun yang terlihat linglung.

Ia memberikan senyuman ramah, "Tuan Jung Jaehyun benar? Buah hati anda berada di sebelah sana Tuan, mari saya tunjukkan" lengan kirinya terangkat sopan menunjuk ke arah sebelah timur Jaehyun yang diam saja dengan masker yang menutupi sebagian wajahnya.

Satu tarikan napas panjang dan ia mulai melangkah pelan sekali, karna ruangan ini sangat sunyi dan tenang, dirinya sedikit takut memikirkan dua orang perawat disana bisa saja mendengar gemuruh jantungnya yang terdengar keras sekali.

"Berat bayinya 2,9 kg dan panjangnya 49 cm, semua anggota tubuhnya lengkap dan kesehatannya baik" bahkan perawat tersebut terdengar sangat antusias ketika menjelaskan kondisi buah hati Jung Jaehyun.

Mereka kini berdiri di depan box bayi yang terisi darah dagingnya dan Jung Taeyong. Siapapun yang kini memperhatikan ekspresi Jaehyun mungkin akan mengalami sedikit kesulitan untuk menebak entah apa yang sedang dirasakannya.

Wajahnya memancarkan sekelumit mimik yang tidak tertebak, namun sekilas orang orang bisa tau bahwa ayah dari bayi yang sedang terlelap di depannya ini sedang tersedak oleh perasaan bahagia yang menghantam dirinya seperti luapan banjir bandang. Dan ia kini sedang kepayahan menahan luapannya.

Sang perawat yang berdiri di sisi kiri Jung Jaehyun nampak tersenyum maklum, memandang bergantian Jung Jaehyun yang matanya terlihat merah menahan tangis dan bayi yang sedang merengek pelan lalu kembali tidur seakan baru saja ada seseorang yang mengganggu mimpi indahnya.

"Saudaranya juga dalam kondisi yang sangat baik Tuan, beratnya 3,0 kg dan panjangnya 52 cm" perawat itu menjeda ucapannya, menaruh tatapan lebih lama pada 2 bayi di hadapannya yang sedang anteng, terdapat binar sayang dari matanya yang mengkerut karna tersenyum di balik maskernya.

"Anda sangat beruntung dikarunia sepasang putra putri yang tampan dan cantik. Tuhan pasti sedang bahagia ketika menciptakan buah hati anda Tuan, mereka adalah anak anak yang luar biasa" perawat tersebut kini mengalihkan pandangan ke arah Jung Jaehyun, tersenyum sekali lagi sebelum mundur untuk memberikan ruang bagi Jaehyun dan dua malaikatnya.

Benar, dua malaikatnya.

Putra dan putrinya.

"Selamat atas kelahiran buah hati anda Dokter Jung. Putri anda sangat cantik sekali-"

"Saudaranya juga sangat tampan, persis seperti anda dan pasangan anda" Dokter itu tertawa renyah lalu menepuk dua kali pundak Jung Jaehyun lalu pergi meninggalkan Jaehyun seorang diri.

Jaehyun melangkah maju sekali, hingga tidak ada jarak lagi antara tubuhnya dengan dua box bayi di depannya, kedua bola matanya memandang takjub kedua makhluk kecil yang rapuh dan lemah itu.

Semenit? Dua menit?

Tidak ada yang benar benar menghitung sampai tubuh besar Jung Jaehyun luruh, ia menyembunyikan wajahnya di antara lipatan lengan yang bertumpu di pinggiran box bayi anaknya. Tangisnya pecah, dia tidak berusaha untuk menahan nahannya lagi, hatinya sedang bahagia, maka semua orang harus tau.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 28, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Ma Cotton Candy!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang