Bab 17 : Sunshine

12.8K 1.4K 127
                                        

"Nah, ini kamarmu Chaeyeonie. Jika butuh sesuatu katakan langsung pada bibi Kim, jangan merasa sungkan"

Perempuan yang masih mengenakan gaun putih sederhana dengan potongan V di bagian dada itu menggigit bibir tanpa sadar. Ia menatap lekat sosok laki-laki cantik yang masih mempertahankan senyum teduhnya sedari tadi.

"Umm...apa ini benar?" Gumamnya pelan.

"Ne?"

"Kurasa ini tidak perlu oppa, aku akan tetap tinggal bersama Dahyunie oppa tanpa perlu mengganggu kalian. Lagipula dengan semua perbuatan yang sudah aku lakukan, aku benar-benar tidak pantas menerima kebaikanmu"

"Hei" Taeyong menggeleng pelan, memberi isyarat pada perempuan itu kalau perkataannya barusan tidaklah benar.

"Aku sudah bilang padamu kan, jangan berpikiran seperti itu lagi. Kau istri Jaehyun, dan kau punya hak atas rumah ini juga"

"Tapi oppa-"

"Lagipula jika kau tinggal disini, kau akan lebih mudah jika menginginkan sesuatu. Bukankah kau sendiri yang bilang bahwa Dahyun sering pergi meninggalkanmu bekerja? Jika kau disini, ada aku dan bibi Kim yang akan merawat dan mengawasimu" tangan Taeyong terangkat mengusap pucuk kepala Chaeyeon lembut, benar-benar memancarkan aura hangat layaknya seorang kakak.

Tubuh ringkihnya sedikit terhuyung begitu merasakan serangan mendadak dari perempuan dihadapannya ini, ia tersenyum getir sembari menepuk pelan punggung Jung Chaeyeon.

"Aku bersumpah tidak akan pernah mengecewakanmu oppa, terima kasih....terima kasih atas segalanya" Chaeyeon kembali terisak di bahu Taeyong, mengeratkan pelukannya di pinggang laki-laki itu berharap suatu saat nanti ia bisa membalas semua hal yang pernah Taeyong korbankan untuk dirinya.

Jung Taeyong tersenyum tipis, menghalau genangan air mata yang kembali meminta meluncur turun.

Tidak ada seorang pun yang tau seberapa hancur hati Taeyong saat ini.

Tidak ada.

🍭🍭🍭🍭🍭

Taeyong mengernyit heran begitu mendapati sang suami yang sudah tertidur pulas dengan posisi terlentang. Bahkan setelan jas yang ia kenakan tadi belum terlepas sama sekali.

Pria mungil itu mendengus sekali, sebelum menghampiri suaminya lalu menepuk pipinya pelan.

"Hubby, wake up! Hei, mandi dulu baru nanti tidur"

Jaehyun malah melenguh malas, merubah posisinya menghadap Taeyong dan tanpa ragu membenamkan diri di perut sang istri. Nyamannya memang tidak ada yang menandingi.

"Ck, Jaehyunie ayo bangun! Setidaknya ganti pakaian dulu baru tidur ya Tuhan" desahnya lelah.

Bagaimana lagi caranya membangunkan pria malas ini?

"Jika kau tidak bangun dalam hitungan ketiga tidak akan ada jatah selama sebulan" Taeyong terkesiap begitu tubuhnya mendapat dorongan yang bisa dibilang tidak pelan sama sekali hingga tubuhnya terbanting ke arah samping.

Ia meringis kecil, bahkan kalimatnya belum habis ia ucapkan tapi suami yang saat ini tengah mengukungnya kini malah bersikap tidak terduga.

"Aku bangun" ucap Jaehyun parau, mata yang ia usahakan terbuka lebar itu malah terlihat lucu di mata Taeyong.

"Dasar mesum" bisik Taeyong terkekeh geli sembari menangkup wajah Jaehyun dengan usapan lembut di kening.

Ma Cotton Candy!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang