Lebih dari itu...
... bagaimana dia bisa memiliki kepercayaan diri sampai-sampai menolak melakukan percobaan pemotretan, terutama karena dia harus mengubah posenya setiap 3 detik?
Tak peduli apakah Soojung harus berakting malas, menggoda, galak, atau imut, setiap kali fotografer memintanya untuk mengubah pose, dia pasti mampu beradaptasi dan masuk ke dalam karakter yang diminta; reaksinya begitu cepat sampai-sampai semua orang yang melihatnya terkagum-kagum.
Hyoyeon yang sedang berdiri di salah satu sisi ruangan dan melihat Soojung telah kembali menjadi Soojung yang pernah dia kenal, merasa sangat terharu hingga hampir menangis terisak.
Tak hanya meneteskan air mata, dia juga mengeluarkan ponselnya untuk memotret Soojung dalam berbagai pose; dia bermaksud mengirimkan hasil jepretannya itu pada Minho. Karena hubungan yang dimiliki Soojung dengan Minho, Hyoyeon merasa sangat beruntung bisa memiliki dan menyimpan nomor telepon seseorang yang sangat berkuasa di kontak ponselnya.
Tentu saja, saat ini, Minho masih berada di pesawat ...
Dalam sesi pemotretan yang berlangsung selama 4 jam itu, Soojung berhasil meyakinkan fotografer dan beberapa rekannya di industri dengan profesionalismenya. Bahkan, Mr. Eugene yang sebelumnya pernah mengusir Soojung, sangat terdorong untuk memberinya acungan jempol. Dia bahkan dengan tulus menjelaskan kepada Soojung bahwa waktu itu dia bersikap demikian karena merasa ditipu, sehingga tidak bisa mengendalikan emosinya dan menjadi sangat marah.
Setelah menghapus riasannya, Soojung kembali ke dirinya yang tenang seperti air, menunjukkan sikap yang ramah pada semua orang, membuat kesan Mr. Eugene terhadap dirinya meningkat secara drastis.
Hyoyeon bergegas untuk menyelimuti Soojung dengan selembar jaket sambil menyerahkan sebuah ponsel yang berkedip-kedip di tangannya, "Jongin menelepon..."
Ekspresi Soojung tak berubah, hanya sorot matanya yang menjadi sedikit gelap, tapi, dia masih mengangkat telepon itu, "Halo?"
"Soojung-ah, apa kau sudah melihat atau mendengar suatu berita?" tanya Jongin, nada bicaranya terdengar mencurigakan, seperti sedang menguji sesuatu.
"Ada apa?" tanya Soojung, pura-pura tenang. "Apa yang terjadi?"
"Oh, bukan apa-apa!" Jongin yakin bahwa Soojung belum tahu apa-apa karena dia sedang berada di Liusen. Jadi, dia menyusun rencana, "Soojung-ah, bagaimana kalau besok aku terbang ke Liusen? Kita bisa mendaftarkan pernikahan kita di sana, pasti akan sempurna. Pemandangan di sana indah dan suasananya menyenangkan. Kenapa kita tidak sekalian saja memanfaatkan kesempatan ini sebagai momen liburan, sebagai bulan madu kita? " Jongin ingin segera menjebak Soojung.
Sebenarnya, Soojung tak dilahirkan dalam keluarga yang biasa saja. Dia adalah putri dari sebuah kerajaan parfum yang terkenal. Namun, hubungannya dengan Jongin sangat ditentang oleh keluarganya, sehingga beberapa tahun terakhir ini, hubungannya dengan mereka berada dalam kondisi yang sangat buruk. Mereka bahkan hampir memutuskan semua ikatan dan menolak untuk saling bertemu. Tapi... pada akhirnya, dia masih lah seorang anggota keluarga Jung. Setelah orang tua yang memimpin keluarga Jung meninggal, dia akan tetap memiliki hak untuk memperjuangkan hak warisnya.
Jongin tidak ingin melepaskan Soojung, bukan hanya karena Soojung naif dan mudah ditipu, tapi karena satu alasan lainnya yang lebih penting... yaitu warisan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Trial Marriage Husband: Need to Work Hard (Minstal) 1-200
أدب الهواةNovel terjemahan Cerita ini remake dari cerita terjemahan dari judul yang sama tetapi cast yang berbeda. Jadi ini bukan plagiat tapi hanya remake. Karena aku terlalu suka sama cerita ini, dan ketika aku baca ini yang kebayang pemeran cewek nya co...
