“Kita lihat saja nanti, setelah majalah itu dirilis …” Usai berbicara, dengan gerakan yang tenang Soojung berdiri dari duduknya. Namun, Jennie berbicara untuk menahannya.
“Soojung-ssi, aku tahu kau tak rela diinjak-diinjak olehku; tenang saja, aku pasti akan meyakinkanmu bahwa aku memang pantas menginjakmu.”
Mendengar Jennie berbicara seolah dia sedang mengikrarkan sumpah, Soojung mencibir saat dia berbalik untuk pergi. Namun, sebelum dia mulai melangkah, tanpa menoleh ke belakang untuk melihat trio itu, dia berkata, “Sayang sekali, perjalanan kali ini menjadi sia-sia karena mendengarkan ocehan kalian …”
“Karena kau tak sabaran, kau bisa pergi duluan … Kau toh tak ada urusan lagi di sini,” kata Jongin sambil mengangkat alisnya.
“Dengan senang hati.”
Jongin dan Jennie beranggapan bahwa Soojung sangat terpukul dan sedang berusaha menghindari melihat mereka bertunangan. Mereka senang dia akhirnya pergi. Setelah perilisan Majalah Secret minggu itu, Soojung tak akan lagi menjadi ancaman bagi mereka dan Jongin bisa kembali mengendalikannya. Jennie merasa bahwa dirinya sudah tak perlu lagi memperdulikan Soojung karena dia memiliki begitu banyak pesaing. Tak ada gunanya menyia-nyiakan energinya pada satu model lawas.
Jongin dan yang lainnya menyaksikan Soojung bergerak pergi. Pada saat ini, Dasom dengan tenang menyarankan, “Kita tak bisa membiarkannya pergi tanpa diketahui. Jongin-ah, bersiaplah untuk merilis sebuah artikel: [Jung Soojung kembali ke Korea setelah gagal total: melarikan diri dari kekalahannya pada pertarungan di Amerika].”
“Noona, jangan khawatir, aku tahu apa yang harus dilakukan,” Jongin memeluk Jennie sambil mengangguk.
Seluruh situasi ini begitu konyol. Untuk mengenyahkan salah satu artis mereka, sebuah manajemen agensi sampai hati menginjak-nginjak artis tersebut sampai sejauh ini. Di belakang punggungnya, mereka membuat rencana jahat.
Sementara itu, Soojung terus mengangkat dagunya tinggi-tinggi; dia sama sekali tak merasa takut.
Di luar hotel, asisten Mina sedang menunggu Soojung untuk mengantarnya ke kantor Secret. Begitu tiba di kantor pusat Secret, Mina mengeluarkan sebuah dokumen dan mulai menjelaskan, “Fotografer dan aku telah mengirimkan beberapa foto terbaik hasil pemotretanmu kemarin ke beberapa brand terkenal. Setelah melihat fotomu, mereka langsung menyatakan minat mereka terhadapmu. Di antara mereka adalah brand makeup terkenal asal Perancis. Mereka ingin menjadikanmu sebagai juru bicara mereka untuk kawasan Asia. Intinya, mereka ingin kau dan produk mereka membuat debut di Majalah Secret dan mengenalkan mereka di pasar Asia … ”
“Miss Jung, kami semua telah menyaksikan bagaimana manajemen agensimu memperlakukanmu, tapi, kami tak ingin membiarkanmu disia-siakan oleh mereka. Untuk saat ini, kami tak akan menyebarkan berita apapun mengenai hal ini, namun, setelah terbitan tentang Tren Oriental dirilis, kami akan segera mengumumkannya secara terbuka.”
Soojung membaca informasi di tangannya. Menyadari bahwa itu adalah brand asal Prancis, ISN, secara perlahan matanya mulai menunjukkan ketertarikan. ISN adalah brand lokal Prancis yang didirikan lebih dari 100 tahun yang lalu. Dan … brand itu belum pernah masuk ke pasar Asia.
Ini adalah kejutan yang menyenangkan!
“Mina, apa kau seyakin itu padaku?”
“Kau dan aku, kita sama-sama tahu apa yang kuyakini. Miss Jung, apa kau tahu hal apa yang paling membuatku terkesan padamu?” Mina tersenyum sedikit, suaranya mengandung jejak kekaguman, “Jawabannya adalah sifatmu yang santai dan tenang, dan fakta bahwa kau tidak sombong ataupun tidak sabaran. Kau terlahir untuk menjadi seorang model dan kelak akan menjadi supermodel. Aku yakin pada penilaianku.”
KAMU SEDANG MEMBACA
Trial Marriage Husband: Need to Work Hard (Minstal) 1-200
FanfictionNovel terjemahan Cerita ini remake dari cerita terjemahan dari judul yang sama tetapi cast yang berbeda. Jadi ini bukan plagiat tapi hanya remake. Karena aku terlalu suka sama cerita ini, dan ketika aku baca ini yang kebayang pemeran cewek nya co...
