Dalam hati pria bermarga Choi itu juga berjanji, jika besok di lain hari dirinya akan membelikan lebih banyak mawar putih untuk Yoona.
Benar saja, tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama untuk memenuhi janjinya. Di hari berikutnya Siwon sungguh sungguh melakukan semua apa yang sudah di rencanakannya. Sore hari setelah menyelesaikan semua pekerjaannya di kantor, Siwon kembali mendatangi toko bunga yang biasa ia datangi dan memesan begitu banyak mawar putih kesukaan Yoona seperti yang di katakan kemarin sore oleh sang gadis. Pria itu juga terlihat segera bergegas pulang dengan senyum lebar, ingin melihat bagaimana reaksi Yoona mendapatkan kiriman bunga sebanyak itu darinya.
Kiriman bunga?
Hah , entah kenapa Siwon masih mengirimkan mawar putih itu dan tidak memberikannya saja secara langsung pada Yoona seperti yang pernah di sarankan oleh Kyuhyun sebelumnya. Masih di tambah lagi Siwon juga kembali tidak menuliskan nama pengirimnya. Setidaknya, tidakkah Siwon ingin tahu bagaimana respon sang gadis jika mawar putih itu adalah kiriman darinya. Senangkah? Biasa saja? atau mungkin juga ada kata lain yang bisa menggambarkan perasaan Yoona dari dua di antaranya?
Pergi ke mana sebenarnya nyali Siwon saat ini?
Pria Choi itu bisa melihat Yoona dari jarak yang bisa di katakan tidak dekat dan di rasanya cukup aman. Senyum di bibir mungil gadis itu terlihat merekah sempurna dengan mata berbinar mendapatkan kiriman mawar putih yang begitu banyak.
Bisa di pastikan sesuatu yang kini berputar di dalam benak seorang Im Yoona. Gadis itu tentu saja juga bertanya tanya di dalam hatinya, dari mana datangnya semua kiriman mawar putih ini dan siapa pula pengirimnya?
Yoona pikir jika pengirim bunga itu adalah seorang pria, pastilah seseorang itu merupakan pria yang sangat romantis. Tidak seperti suami palsunya, Choi Siwon.
Hey , sejak kapan Yoona mulai membandingkan Siwon dengan pria itu? Pria yang bahkan sama sekali tidak Yoona ketahui identitasnya.
Ouch , apa itu berarti Yoona sedang berharap jika Siwonlah pengirim mawar putih yang baru saja dirinya terima? Mungkin gadis itu dulu tidak pernah sekalipun berharap Siwon akan melakukan hal itu. Tapi bagaimana dengan sekarang? Karena kenyataannya, saat ini Yoona memang sedang berharap. Mungkinkah harapan itu akan menjadi sebuah kenyataan yang manis untuknya?
Yeah , bukankah pria Choi itu sangat menyebalkan menurut pandangan Yoona. Mana mungkin Siwon melakukan semua itu. Jangankan untuk membelikannya bunga, mengajaknya makan berdua di luarpun tidak pernah Siwon lakukan. Sebagai suami tidakkah Siwon ingin sekali saja membahagiakan istrinya? Misalkan saja makan malam romantis berdua dan memberikannya bunga. Meski itu hanya setangkai mawar putih kesukaan Yoona. Seperti seseorang itu, yang kini baru saja mengirimkan mawar putih begitu banyak untuk Yoona.
Apa lagi jika Yoona kembali mengingat apa yang sudah di lakukan Siwon setiap kali pria itu pulang pagi dan aroma parfum wanita yang menempel dan tercium dari baju pria Choi itu.
Uch , menyebalkan sekali.
Ingin sekali Yoona langsung melepaskan baju itu dari tubuh Siwon dan membuangnya di keranjang sampah. Ouch , seandainya saja Yoona bisa menghentikan kebiasaan buruk Siwon itu. Misalkan saja menutup rapat mulut Siwon agar tidak bisa lagi merayu wanita wanita di luar sana. Pasti hal itu akan sangat menyenangkan sekali untuk Yoona. Bahkan gadis itu terkikik tanpa suara saat hanya membayangkan apa yang di pikirkannya.
Dalam satu bulan ini, sudah tidak terhitung lagi berapa banyak seseorang yang tidak Yoona ketahui identitasnya itu mengirimkan mawar putih untuknya. Ada kalanya Yoona begitu bersemangat dan merasa sangat penasaran serta ingin tahu tentang siapa sebenarnya pengirim mawar putih. Setidaknya gadis Im ingin sekali mengucapkan rasa terima kasihnya pada si pengirim bunga misterius itu.
