23. Siti Nurbaya

11 4 0
                                        

Tak pernah ku terpikir untuk berpaling darimu. Meski kamu telah pergi. Meski kamu tak akan kembali. Ingatlah, hati ini tetap untukmu.

◎◎◎

Satu bulan setelah nya.

Yoshiko jadi semakin dekat dengan Nathan. Charissa juga sering ikut ngumpul ngumpul. Sedangkan Chiyo lebih memilih sibuk tenggelam dengan dunianya.

Chiyo berangkat jam 8 pagi. Yoshiko ke sekolah jam 06.30.
Chiyo pulang jam 22.00
Yoshiko tidur jam 21.30

Tak ada waktu untuk mengobrol. Chiyo seperti menyibukkan diri. Yoshiko kesepian. Tapi untungnya ada Nathan yang menemaninya dan tentunya—

Kak Fandy.

Yap, entah kenapa kak Fandy selalu membuntuti Yoshiko. Sebenarnya Yoshiko risih, tapi karena kak Fandy seniornya ia harus bersikap sopan bukan?

Dina, mamanya kak Fandy juga sering datang ke rumah untuk menemani Yoshiko.

Donat: oyyy

Yoshi: nani?

Donat:jadi kumpul gak? Tapi bosen gue kumpul di taman mulu. Dimana kek gitu.

Yoshi: waitt

Yoshiko beralih membuka grup chat mereka bertiga.

Donat Miper Yoyos

Yoshi: P
Samlekom mhamang

Miper: komsalam mhamang, aya naon? Ada apa? What's wrong?

Donat:bacot sekali anda, Miper.

Yoshi: Kumpul skuy

Miper: gue ada ekskul:))
Maapin aku gais, aku tak ikut.

Donat: syukurlah, akhirnya telinga gue selamat.

Miper:bacot ya anda, dasar nanas asem

Donat: bodoamat

Yoshi: ok sip Miper, gak apa

Miper: maapin aku ya gais

Donat: bacot dah lu

Yoshiko membuka roomchat nya dengan Nathan.

Yoshi: ke rumah gue aja Donat. Gue tunggu.

Donat: siap

Sebenarnya sekarang hari sabtu, Charissa pulang sekolah langsung ekskul. Yoshiko langsung pulang karena tidak ada kegiatan lain.

Yoshiko mencari sesuatu sambil menunggu Nathan.

"Dimana ya kuncinya"

Lose You (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang