"ih bapak ngelucu mulu, kalau gak becanda berarti bapak lagi ngeprank kan?"
"hehe ini kan bulan aprik pak,"
"he em, april mopnya tunda dulu ya pak,"
Mulai protes deh. Banyak aja alesannya kalau disuruh ulangan.
"sst! Diem! Gak ada kata belum paham. Pokonya besok ulangan, lisan. Wassalam,"
Dengan entengnya pak ahmad menutup pelajaran meninggalkan teriakan menjengkelkan satu kelas. Ricuh setelah pak ahmad keluar bawa segala macem buku sama kacamata bundarnya.
"ck, beneran ngajak gelud ni orang,"
"cak masa iya besok ulangan? Mana lisan lagi,"
"gue aja gak pernah dengerin ocehannya,"
"lah apalagi gue,"
"MINA DICARIIN NIH SAMA ADEK KELAS," teriak Jihyo di depan sana.
Mina nengok, rupanya Umji.
Gadis itu segera berjalan menghampiri Umji, adek kelas yang jadi bulanan pujian cowok-cowok tingkatannya.
"kenapa Ji?"
Umji ngasih kunci uks ke Mina, "bu ning tadi nitip kunci uks, katanya biar aman dikasih ke kak Mina gitu,"
Mina mengernyit, "kenapa jadi gue?"
"ya gak tahu, bu ning cuma bilang gitu. Oh iya, kak,"
"kenapa?"
"Lino babak belur tuh, di uks sekarang,"
Mata Mina melotot, apalagi ini?
"gosah becanda deh Ji,"
Umji ngangkat bahunya, "kakak lihat aja sendiri, tadi dia telat sejam, dateng-dateng mukanya udah bonyok, mana bau rokok. Tamat deh riwayat Lino, dia dibawa ke bk dulu baru ke uks," jelas Umji.
Mina meringis mendengar cerita Umji. Kapan Lino tobat nyari gara-gara?
Sekilas Mina melihat Mingyu keluar kelas sambil lari. Agak buru-buru gitu, tapi Mina gak tahu kenapa dia buru-buru.
"yaudah makasih infonya Ji. Gue ke uks bentar lagi,"
"sama-sama, aku pamit dulu,"
"yoi, hati-hati," kata Mina dibalas senyuman singkat oleh Umji.
••••
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.