💌tujuh

1.2K 175 12
                                        

Ada guru di depan.

Nerangin materi peradilan dan penegak HAM di Indonesia. Sedang muridnya bisik-bisik. Ngomong sana sini.

Ada yang terus melirik jam dinding di bawah patung garuda.

Ada yang mulai melihat keluar jendela.

Dan ada yang berani menaruh kepala di atas meja meski tahu apa konsekuensinya kalau tidur di jamnya pak ahmad. Ganteng sih iya, galak juga.

"bilangin dong udah abis nih jamnya,"

"woy ketu, kasih tahu pak ahmad buat kukut,"

"haduhh malah diterusin lagi materinya,"

"Mingyu yang ngomong,"

"Ming cepetan Ming!"

"tahu! Buruan gue udah laper nih, waktunya gue sarapan jam segini,"

Mingyu jadi pusat perhatian sekarang. Cowok itu harus menegakkan keadilan. Seorang guru dilarang korupsi waktu.

Kalau jam ngajar udah habis, dilarang ngambil jam pelajaran guru lain kan? Apalagi memakai waktu istirahat siswa. Bener gak?

Mingyu berdiri, "pak," panggilnya.

Kini seluruh mata memandang ke arahnya, termasuk pak ahmad, juga anak-anak yang terus-terusan melihat keluar jendela.

"iya, Mingyu? Mau jelasin materi ya?"

Yang lain auto mencibir. Ini pak ahmad pede banget Ya Tuhan.

Gemes kan lihatnya.

Ganteng-ganteng juga, fanatik pelajaran pkn.

Mingyu senyum, manis. Batin Mina.

Harus diabadikan ini, gak boleh sampai kelewatan.

Kapan lagi dia bisa lihat Mingyu senyum tanpa disuruh?

"maaf pak, jamnya udah abis, sekarang waktunya fisika," kata Mingyu sopan tutur katanya.

"siapa guru fisikanya?" tanya pak ahmad.

Anak-anak mulai bisik-bisik lagi, "kolot banget ni guru," dengus Yuju.

"ngajak battle mungkin," sahut Jiho.

"yayaya bisa jadi, teori eropa kontinental lawan hukum ohm, siapa yang menang hayo?" ujar Jihyo sambil ngakak tapi gak ada suaranya.

"anjir ngakak," Lisa hampir keceplosan kalau Mina gak langsung melemparinya pakai bulpen.

"...yasudah materi dilanjutkan mingdep, besok ulangan,"

"allahuakbar,"

"kok gitu pakkk,"

"iya nih bapak mah suka becanda,"

"belum paham materi bab satu pak,"

"iya pakk, materi belum selesai juga,"

"pakk pls dong pak jangan becanda,"

"saya gak lagi becanda ya,"

"ih bapak ngelucu mulu, kalau gak becanda berarti bapak lagi ngeprank kan?"

"hehe ini kan bulan aprik pak,"

"he em, april mopnya tunda dulu ya pak,"

Mulai protes deh. Banyak aja alesannya kalau disuruh ulangan.

"sst! Diem! Gak ada kata belum paham. Pokonya besok ulangan, lisan. Wassalam,"

Dengan entengnya pak ahmad menutup pelajaran meninggalkan teriakan menjengkelkan satu kelas. Ricuh setelah pak ahmad keluar bawa segala macem buku sama kacamata bundarnya.

"ck, beneran ngajak gelud ni orang,"

"cak masa iya besok ulangan? Mana lisan lagi,"

"gue aja gak pernah dengerin ocehannya,"

"lah apalagi gue,"

"MINA DICARIIN NIH SAMA ADEK KELAS," teriak Jihyo di depan sana.

Mina nengok, rupanya Umji.

Gadis itu segera berjalan menghampiri Umji, adek kelas yang jadi bulanan pujian cowok-cowok tingkatannya.

"kenapa Ji?"

Umji ngasih kunci uks ke Mina, "bu ning tadi nitip kunci uks, katanya biar aman dikasih ke kak Mina gitu,"

Mina mengernyit, "kenapa jadi gue?"

"ya gak tahu, bu ning cuma bilang gitu. Oh iya, kak,"

"kenapa?"

"Lino babak belur tuh, di uks sekarang,"

Mata Mina melotot, apalagi ini?

"gosah becanda deh Ji,"

Umji ngangkat bahunya, "kakak lihat aja sendiri, tadi dia telat sejam, dateng-dateng mukanya udah bonyok, mana bau rokok. Tamat deh riwayat Lino, dia dibawa ke bk dulu baru ke uks," jelas Umji.

Mina meringis mendengar cerita Umji. Kapan Lino tobat nyari gara-gara?

Sekilas Mina melihat Mingyu keluar kelas sambil lari. Agak buru-buru gitu, tapi Mina gak tahu kenapa dia buru-buru.

"yaudah makasih infonya Ji. Gue ke uks bentar lagi,"

"sama-sama, aku pamit dulu,"

"yoi, hati-hati," kata Mina dibalas senyuman singkat oleh Umji.






••••


Hello GoodbyeReomit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hello Goodbye
Reomit

Ikkumplikat | Mingmin✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang