Sekawanan satwa telah meninggalkan Sang Pengembala
Melangkah jauh untuk pergi dari kandang sementara
Sedangkan mereka tak tahu kemana arah jalan dituju
Mereka bisu
Mereka tuli
Mereka buta
Mereka terus mendaki menuju puncak kehinaan
Mereka hanya dapat menerka-nerka
dengan akal yang tak seberapa
Mencoba mengais kebebasan agar depat tertawa lepas
Lalu membaiat kedustaan
Mereka mendapat minum dari muara yang fana
Semakin dia meminum
Semakin dia tercekik
Dahaga tak terlepas jua
Kian jauh berjalan
Kian jauh pula mereka dari kemenangan sebenarnya
Mereka telah menderhaka
Lupa pada siapa meminta makan
Pada siapa yang memberi kehidupan
Sang Pengembala hanya berdiam diri
Membiarkan para satwa tersesat menuju jurang penyesalan
(Jalan Kesunyian, 22 September 2019)
KAMU SEDANG MEMBACA
Bersemayam di Kaki Bulan
PoetrySebelum malam menetak hari Senja perlahan menyeka cahaya jingga Menyediakan waktu untukku mengarak langkah menuju timur Walau barat lebih tampak menyilaukan Aku berupaya berdamai dengan dunia dan seisinya Lantas aku bersemayam di kaki bulan bersama...
