Kutenun kembali ingatan yang perlahan rantas
banyak yang telah sobek tersayat tajamnya garis waktu
Terkenang lagi olehku tentang kisah bertahun-tahun silam
Tentang anak-anak yang senang berlari ke sana ke mari mengejar kebenaran
Anak-anak yang pergi menuju sekolah dengan menyandang mimpi di pundak
mereka belajar dengan segenap keikhlasan yang tertanam di dada
Mereka menjinjing bulan ke manapun bermain
Dan tidur di kala malam hari dengan memeluk matahari
Apakah aku dapat mengulang kisah ini sekali lagi, atau sebentar saja
Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih padaNya
Kepada usia, dan kepada layangan yang putus di seberang sungai
(Pekanbaru, 5 Januari 2020)
KAMU SEDANG MEMBACA
Bersemayam di Kaki Bulan
PoesiaSebelum malam menetak hari Senja perlahan menyeka cahaya jingga Menyediakan waktu untukku mengarak langkah menuju timur Walau barat lebih tampak menyilaukan Aku berupaya berdamai dengan dunia dan seisinya Lantas aku bersemayam di kaki bulan bersama...
