Pt. 43 : The Hunter From The Future

10 0 0
                                        

"Gary, bertahanlah sedikit lagi! Kita hampir sampai." Ucap Ve.

Panik. Itulah suasana di cockpit pesawat milik Ve saat ini. Ve mengemudikan pesawatnya dengan hati yang berdebar-debar menuju suatu tempat. Di kursi navigator, Anto sibuk dengan alat komunikasi pesawat. Ia mencoba menghubungi seseorang, tapi belum ada jawaban dari orang yang tengah ia hubungi.

Sementara itu di ruang istirahat pesawat, ada Sagha dan Viny yang tengah duduk di atas sebuah tempat tidur sambil memperhatikan tubuh seseorang yang tengah terbaring di tempat tidur lain yang berada tepat di depan mereka. Tubuh seseorang yang tengah terbaring itu tidak lain adalah tubuh Gary.

6 Jam yang lalu, tepat saat Gary dan teman-temannya baru akan take-off dan pergi meninggalkan domain Rider-Verse, tiba-tiba saja terjadi insiden yang tidak diduga-duga. Saat tengah asik mengobrol satu sama lain, Gary jatuh tidak sadarkan diri tanpa sebab.

Satu langsung pesawat panik saat itu. Anto yang duduk tepat di sebelah Gary saat kejadian itu terjadi, refleks menahan kepala Gary agar tidak terjatuh ke lantai pesawat. Ve yang mendengar keributan terjadi tepat di belakangnya langsung mengaktifkan pilot otomatis pesawat dan pergi meninggalkan kursi pilot untuk melihat keadaan temannya.

Sagha dan Anto mengangkat tubuh Gary dan membawanya ke ruang istirahat. Tidak ada satupun yang tau kenapa Gary bisa jatuh tidak sadarkan diri tiba-tiba seperti itu. Sampai akhirnya, Viny teringat akan kejadian di Rider-Verse.

Tepat ketika pertarungan besar-besaran melawan Jashin 14, Gary menggunakan fitur Buster Mode GN-Swordnya sepanjang waktu selama pertarungan itu berlangsung tanpa jeda. Selama pertarungan, Gary kelihatan baik-baik saja, tidak seperti biasanya. Biasanya, tidak sampai setengah jam Gary menggunakan Buster Mode, tubuhnya pasti akan langsung mengalami kaku karena efek radiasi.

Mungkin penyebab pingsannya kali ini adalah karena efek samping dari penggunaan Buster Mode yang berlebihan saat pertarungan melawan Jashin 14. Berhubung di pesawat tidak ada yang paham cara menangani kondisi tubuh Gary saat ini, mereka berinisiatif untuk pergi menemui seseorang yang sebelumnya pernah menangani kondisi tubuh Gary yang kaku akibat efek samping Buster Mode.

"Kita sampai di Count Avano. Coba hubungi Andela lagi." Perintah Ve pada Anto. Anto kembali mencoba menghubungi Andela dengan alat komunikasi pesawatnya.

Usahanya kali ini berhasil. Setelah berbicara singkat dengan Andela lewat alat komunikasi pesawat, Anto memberitahu Ve kalau Andela sedang ada di rumahnya. Ve mengemudikan pesawatnya dengan kecepatan penuh menuju rumah Andela.

Begitu mereka sampai di atas rumah Andela, Andela langsung keluar dari pintu belakang rumahnya. Andela memberi isyarat dengan tangannya. Ia menyuruh Ve untuk mendaratkan pesawatnya langsung di halaman belakang rumahnya. Setelah mendaratkan pesawatnya di halaman belakang rumah Andela, Ve, Anto, Sagha, dan Viny keluar dari pesawat bersama-sama sambil menggotong tubuh Gary.

Andela yang melihat kondisi tubuh Gary saat itu cukup terkejut. Andela menyuruh mereka untuk membawa masuk Gary ke dalam rumahnya dan merebahkannya di kasur kamar kosong di rumahnya untuk ia periksa.

Sementara Andela tengah memeriksa keadaan Gary di kamar, Anto dan Sagha duduk menunggu di ruang tamu. Ve dan Viny tengah berdiri menunggu Andela selesai memeriksa keadaan Gary di depan kamar.

Begitu Andela keluar, Ve dan Viny langsung melemparkan pertanyaan yang sama pada Andela, "Bagaimana keadaannya?". Andela hanya menggelengkan kepalanya.

Sekarang semuanya telah berkumpul di ruang tamu. Andela pun mulai bicara untuk memberitahu mereka hasil pemeriksaan Gary kepada teman-temannya.

"Aku punya kabar buruk dan kabar baik. Agar tidak sepihak, aku ingin bertanya pada kalian, yang mana dulu yang kalian ingin dengar?" Tanya Andela. Semua serentak menjawab kabar baik.

X-World (Cross World)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang