sepasang

7.7K 948 78
                                        



Tuan tampan diatas siapa yang punya? :v


••••

Jungkook tak henti-hentinya menatap taehyung yang menyetir dengan tampan disampingnya. Hanya dengan kemeja bermotif bunga dan celana hitamnya, pria disampingnya ini bisa sangat tampan berkali-kali lipat.

"di mall mana mereka berada" 

"ehm, aku rasa dipusat kota. Ibu kim mengatakan itu semalam"

"kau yakin? Ibuku banyak berbohong akhir-akhir ini. Termasuk menunggumu tadi pagi"

Pipi jungkook memerah otomatis mengingat kejadian tadi pagi. Tanpa sadar mobil sport besar milik taehyung sudah terparkir rapih di basement sebuah gedung perbelanjaan yang memang ramai. Ini weekend omong-omong.

Taehyung melepas seatbelt-nya dan mematikan mesin mobil. Jungkook menatap bagaimana taehyung mengaca dan merapikan rambutnya yang belum sempat tersisir tadi setelah mandi. Mereka terburu-buru karena Renjun sedikit mengamuk saat menelpon menyuruh mereka menyusul.

"a-aku membawa sisir," jungkook merogoh tas tangan hitamnya. Mengambil sisir hitam miliknya yang selalu ia bawa dan taruh di tas tangannya.

Taehyung hanya menunduk memberi kode agar jungkook saja yang mennyisirkan rambutnya. Dengan senyuman malu, jungkook mulai menyisir rambut halus taehyung yang lumayan lebat dan panjang itu.

Mata taehyung jatuh pada kaki putih jungkook yang terbalut sendal selop rumahan. Astaga, apa jungkook tak memiliki sepatu bagus di apartemennya?

"kau, mengapa memakai sendal selop murahan itu?"

Jungkook menegang. Menghentikan sisirannya dan menaruhnya cepat kedalam tas tangannya lagi. Kakinya otomatis bertaut malu saat taehyung mengetahui bahwa dirinya hanya memakai sendal rumahan. Ia tak tau harus memakai sendal seperti apa lagi. Ia biasanya memakai sepatu boots andalanya, tapi sepatu itu terakhir dipinjam oleh lucas dan entah kemana sekarang.

"a-aku, boots-ku dipinjam oleh lucas saat itu, dan sekarang aku tak tau kemana perginya"

"tinggal saja sendal itu dimobil, aku akan membelikanmu yang baru"

"tapi t-tuan, aku akan masuk kedalam sana tanpa alas kaki?"

Iya juga. Taehyung berfikir keras dengan wajah datarnya. Lalu setelah satu ide muncul diotak pintarnya, ia bergegas keluar mobil dan memutar. Jungkook kira taehyung akan meninggalkanya dan tidak perduli dia ingin memakai alas kaki atau tidak.

Tapi yang dilakukan taehyung malah membuka pintu kursi penumpang samping kemudi yang ia duduki, menawarkan punggungnya untuk dinaiki jungkook.

"t-tuan..." jungkook sangat mengerti apa yang ada dipikiran taehyung, tapi ia tak percaya bahwa taehyung mau dan sudi menggendong dirinya seperti ini.

"ayo, hanya sampai toko sepatu dan kau bisa berjalan sendiri nanti"

Tanpa mau membuat taehyung menunggu, jungkook langsung merengkuh pundak lebar taehyung dan tubuhnya kini sukses berada digendongan belakang lelaki tampan itu. Taehyung berbalik sebentar untuk menekan remot mobil agar mobilnya terkunci, gerakan itu membuat jungkook melihat sendiri bagaimana pantulan diri mereka berdua dimana kepala kecilnya menyembul dibalik bahu kokoh taehyung.

Astaga, jungkook malu. Belum lagi akan banyak orang yang memperhatikan mereka nanti didalam mall.

"berapa ukuran kakimu"

Jungkook menatap wajah taehyung dari samping.

"ehm, 37?" jawabnya tak yakin, mereka kini sudah memasuki lantai dasar mall. Lalu naik ke lantai dua mall yang menyajikan beberapa ragam dan macam sepatu. Jungkook makin mengeratkan pelukanya dileher taehyung dan menaruh kepalanya dipundak lelaki itu. Berusaha mengabaikan tatapan orang banyak yang sejak tadi mencuri pandang kearah mereka.

I wish•tk-endCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang