Tumpukan kertas di meja kebesaranya membuat kepalanya migren didukung metting yang menguras fikiran dan tenaga tadi dan masalah yang melingkupi bian saat ini.. berat sekali.
Perkataan beno seminggu yang lalu masih terngiang dan berujung dilema pastinya akan merasa bersalah, jujur saja ia menyesal telah berkata kasar pada kedua orang tuanya. ia sadar telah durhaka.
Demikian pula pada anin , gadis malang itu bian sadar betul telah mendidik anin terlalu keras. tapi pernakahkah bian bermain tangan? tidak. bian hanya bingung harus bersikap apa. lembutkah ?santaikah? jika jadi bian apa akan bersiakap seperti itu?.. fakta bagi bian anin bukanlah anaknya melainkan hasil perselingkuhan istrinya. apa akan bersikap lembut?.. tidak kan..begitupun bian.
"kita makan diluar kuy!". ajak beno yang tanpa bian sadar sudah ada si depannya.
"masih galau aja bos!". cibir beno.
bian menatap beno kesal.
"elah bos sensitip amat. makanya pulang minta maaf kelar masalah".. bian berdecak lalu mengibaskan tanganya mengusir beno.
"gak usah ganggu gue deh ah..".. runtuk bian lalu menelungkuplan wajahnya..
"ekh ekh malah tidur. gak bisa gue harus ganggu lho.. ini udah siang lho harus makan, gue gak mau harus direpotin lho gara-gara sakit ya. ogah banget.!".. omel beno menyeret bian paksa.
"ckk .." bian berdecak dengan malas menuruti pritah asisten sekaligus tangan kanannya.
"itu tumpukan besok kudu beres tapi!".. beno melirik tajam bian. sialan emang. bian banyak maunya
"lho mau gue mati berdiri?. tega banget lho!"..
"apa gunanya asisten kalo gak kaya gitu?"..
"1 hari kerja langsung kabur. cuma gue yang bertahan.."..
"nah itu keberuntungan gue.. pokoknya itu laporan udah ilang di meja.!"..balas bian tak mau di bantah..
beno menggeram marah. ingin rasanya misuh-misuh." lo tuhhhh".. tanganya sudah melayang ingin menggampar bian namun iya urungkan..
"arrghhh.. sumpah gue.. ".. beno sangat gemas ingin mencakar dan mencabik-cabik muka tengil itu..
"gue kasih cuti sebulan deh!". tawar bian
beno menghengtikan gerakan tanganya.lalu melengos.."lho cuma ngomong doang ujung2nya cuma PHP.. gue gak mau pokoknya. urus sendiri itu berkas.. enak banget lho. cuma ungkang-ungkang dapet duit. nah gue udah pontang panting keluar kota, negri, planet juga gue datengin. lembur kerja bagai kuda sampe lupa kalo istri tercinta gue nungguin..". curhat beno menceritakan keluh kesahnya menjadi asisten bian. hingga beberapa karyawan menatap heran melihat dumelan beno saat berpapasan.
"oke.. gajinya sebanding gak?"..
beno melirik bian judes..iya sih. tapi beno gengsi menjawabnya. mengingat dulu bian yang sudi mau berteman denganya dan dengan senang hati sekaligus memaksa membiayai sekolahnya dan kini bian memintanya menjadi asisten sekaligustangan kananya. itu maaih terlalu besar bagunya bukankah bian sangat baik dan hanya ini yang bisa beno lakukan mengabdikan hidupnya pada bisn.
"engga tuh".. beno melengos minggalkan bian yang menggerutu dan memanggil nama beno berulang kali.
°°°°°°
"lho beneran gak mau pulang?". tanya beno memecahkan keheningan. semenjak beno ngambek keduanya tidak bersuara sampai perut mereka sudah terisi makanan. dan disaat hendak kembali kekantor beno akhirnya bersuara.
"lho ngusir gue?".. bian merasa tersinggung karna masih menumpang di apartemen beno. waalupum dia punya apartemen tapi dia butuh tempat curhat bukan cuma tempat tidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Daddy (COMPLETED)
Ficción General(Proses Revisi) Anin bukan anak haram bukan juga anak angkat namun tak dianggap oleh ayahnya . Anin adalah gadis berusia empat setengah tahun lahir dari pasangan Abian Bagas Hamdani dan Araya Putri Bagaskara .dulu kedua pasangan itu saling menyayang...
