Dirumah sakit tepatnya di kamar Edelwise ruangan inap VVIP di rumah sakit tersebut. Bian menatap nanar anaknya yang tengah tertidur tenang dengan lengan kirinya yang sudah di gips. pipinya masih terlihat basah karna menangis keras sedari tadi.
krekk
Pintu terbuka munculah raffa dengan membawa 2 bungkus makanan dan beberapa stel pakaian di tas jinjing milik bian.
"Makan dulu kak biar anin tidur dulu!". ajak raffa..
dengan berat hati bian menghampiri dan duduk di sebelah raffa.
"gimana anin udah gpp?"..
bian menghela nafas laluenatap kearah ranjang anin. ingatanya kembali beberapa jam yang lalu.
"Anin nangis kesakitan raf. gue gak kuat liatnya!"..
"ya sama makanya gue milih pergi kak.. sebelumnya sesakit-sakitnya dia. si bocil cuma diem aja!"..
bian menhela nafas lagi. rasa bersalahnya tibul semakin membesar.
"ini semua salah gue raf.!".
raffa menatap bian sejenak. lalu menepuk pundak kakanya.
"semua orang punya salah kak. ya bukanya gue mau nyalahin elo sih. tapi ini mungkin balasan dari tuhan karna lho nyia-nyiain anin dari dia bayi. !"..
Bian menunduk. air matanya tiba-tiba berjatuhan tanpa dia terasa. anin.nya anaknya. kesayanganya. bukanya bian menolak kehadiran anin. tapi melihat anin mengingatkan istrinya yang berselingkuh dengan pria bajingan itu. rasa sakit yang ia rasa dulu selalu menguak jika melihat anin.
Harusnya dirinya tidak begini.. dia sudah berjanji akan merawat anin dengan sepenuh hati nyatanya tidak ia malah menyiksa anin dengan perlakuan kasarnya. dan selalu menjadi korban.
Di tambah selingkuhan istrinya sudah kembali dan hendak menculik anin darinya.. ia tak mau disaat dirinya mulai dekat dengan anin ia harus kehilangannya. anin terlalu berharga baginya. walau bagimnapun anin adalah anak dari istri tercintanya.
"kak!". panggil raffa membuyarkan lamunan bian. bian meboleh menatap raffa yang takut-takut menatapnya.
"apa?"..
",emm!".. raffa bergumam merasa tidak enak.
"knapa raff?". tanya bian penasaran.
"kalo misal anin beneran anak kandung lho dan kak raya gak selingkuh gimana?"..
deg
tubuh bian menegang..
entah dirinya pun bingung dan mulai bimbang. disisi lain dia begitu yakin jika anin bukan anaknya. namun disisi lain juga seperti ada ikatan batin ayah dan anak.
"gue gak tau!"..
"semisal itu beneran. mungkin lho akan sangat menyesal kak. mengingat perlakuan lho sama anin gak selayaknya ayah yang sayang anaknya."..
bian hanya diam meresapi ucapan adiknya yang tiba-tiba menjadi bijak. ucapan raffa benar adanya.
######
kringgggg
Diruangan bernuansa coklat dan hitam sani berbaring di ranjang mewah berukir emas. Merasa terusik dengan suara ponsel berdering seseorang sani terbangun tidurnya. matanya mengerjap beberapa kali..
Matanya membulat dan sontak terduduk.. tunggu kenapa badanya terasa polos sani menoleh kebawah. dan.
"AAAAAAAAAAAAAAAA!".
"Hey.. teriakkanmu mengganggu tidurku sayang.."..
tunggu.jangan jangan. kepala sani perlahan menoleh dan terpapang nyata sosok lelaki bertelanjang dada tertidur menghadapnya...
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Daddy (COMPLETED)
Ficção Geral(Proses Revisi) Anin bukan anak haram bukan juga anak angkat namun tak dianggap oleh ayahnya . Anin adalah gadis berusia empat setengah tahun lahir dari pasangan Abian Bagas Hamdani dan Araya Putri Bagaskara .dulu kedua pasangan itu saling menyayang...
