Sani menatap tubuhnya di cermin . sudah sepekan ini setelah kejadian keperawananya direnggut oleh brian, tubuhnya terlihat lebih kurus dan terlihat layu, dan selama seminggu ini juga sani harus melayani nafsu brian dengan ancaman kehancuran keluarganya.
Sani tak bisa berbuat apa-apa. brian selalu mengancam dirinya jika menginginkan sesuatu. bahkan hari ini pun dia diperintah menghancurkan perusahaan bosnya.
Sani stres bukan main. apa keuntunganya setelah menghancurkan perusahaan bosnya. di phk iya karna perusahaan itu bangkrut.
Wanita itu memijit kepala yang terasa semakin pening. ia terlalu pusing memikirkan hal ini. bos.nya tak punya salah kepadanya malah sebaliknya. sani mau apapun bosnya akan menuruti walau sedikit merengek atau menangis bian pasti akan mengabulkan.
Pernah sekali ia baru di angkat menjadi sekertaris. adiknya yang terkena kanker harus menjalani operasi dan membutuhkan biaya yang cukup bayak.. ia berinisiatif meminjam ung perusahaan kepada bian. namun karna jumlahnya terlalu banyak dan masa kerja sani masih tergolong baru pun tidak mendapat hasil.
tapi dengan kemurahan hati bos.nya itu. ia dipinjamkan uang pribadinya untuk sani. bahkan sampai sekarang disaat sani sudah mampu mengembalikan uang tersebut bian menolak. dan kebaikan lain jika sani mengingatnya akan menangis. terharu akan kebaikan bian.
"bapak maafin saya. pak. saya harus apa sekarang.!"..
sani kembali menangis. ia tidak mungkin mengancurkan kehidupan bian. sementara bianlah ynag membuat kehidupanya seperti sekarang ini.
baju yang ia pakai pun pemberian dari bian jika pergi keluar negri. makan enak pun bian yang memberi. bahkan sampai rumah dan kehidupan mewah itu pun pemberian dari bian.
Apa mungkin sani setega itu menghancurkan bian. selagi dirinya membelanya apa mungkin sani tega melihat ayahnya terbunuh?..
Keduanya terlalu berharga untuk sani
####
Sani berjalan keruangnya dengan tubuh yanng lesu. saking terlalu banyak fikiran hingga berefek pada tubuhnya yang terasa sakit.
Dengan menghela nafas sani membuka pintu ruangnya menatap kursi kebesaranya.
Ia memejamkan matanya memberanikan diri untuk memilih diantara 2 pilihan. walaupun itu bukan pilihan namun nyatanya sani harus memilih antara keselamatan ayahnya atau bian bosnya.
###
"Abangggggg!"""
"rafffff!"..
raffa meringis kearah bian karna sudah menjahili anin. ia pun menyerahkan permen yupi berbentuk burger itu kepada anin. bocah itu pun lantas cemberut sembari mengambilnya dengan tangan kiri.
"papa bukain!".
bian mengangguk dan duduk di sebelah anin. semenjak anin mengalami patah tulang karna dirinya bian terlihat lebih selayaknya sebagai ayah. segala kemauan anin bian kabulkan. bahkan bersikap dingin pun tidak. itu sedikit membuat rasa sakitnya terobati.
Anin mengunyah dengan pipi menggembung. raffa dengan gemas menusuk-nusuk pipi bulat itu agar kempes. hal itu membuat anin mnegerang kesal. dan lagi-lagi bian selalu menjadi tameng jika raffa mengusilinya.
"yahh gitu. sekarang udah sama papa. abang dilupain. okee. abang pergi aja.!". jawab raffa di sedih-sedihkan. tentu saja raffa tidak serius. ia bahkan sangat bahagia melihat kakanya berubah total. walaupun anin sudah tidak dekat denganya lagi tapi melihat keponakanya lebih bahagia ia tentu saja akan bahagia.
melihat raffa dengan wajah yang sedih membuat gadis itu merasa bersalah. ia mengingat betul om.nya itu selalu membelikan apa yang anin mau. raffa baik. dan dirinya yang mulai jahat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Daddy (COMPLETED)
Fiction générale(Proses Revisi) Anin bukan anak haram bukan juga anak angkat namun tak dianggap oleh ayahnya . Anin adalah gadis berusia empat setengah tahun lahir dari pasangan Abian Bagas Hamdani dan Araya Putri Bagaskara .dulu kedua pasangan itu saling menyayang...
