Chapter 1 : Perjodohan

16.9K 1.3K 105
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

....

"Apa?! Dijodohkan?"

Sorot mata kedua pihak yang dilibatkan kata 'perjodohan' itu menatap kaget ke arah keempat manusia lainnya yang ada di sana.

Salah satu dari kepala keluarga mengeluarkan kekehan singkat sebelum menjawab, "Iya. Kalian sudah dijodohkan bahkan ketika Jennie baru saja lahir." Ayah Taehyung memberi senyum geli ketika sosok yang disebut namanya itu memasang tampang lucu—membuka mulutnya dengan mata membulat sempurna.

"Appa!" rengek gadis bernama Jennie itu pada ayahnya yang duduk tidak jauh dari tempatnya. "Apa maksudnya, eoh?" tanyanya. Dirinya membutuhkan penjelasan atas keputusan yang berpengaruh besar pada masa depannya itu.

Ayahnya tersenyum simpul sebelum kembali menjawab, "Appa dan Tuan Kim adalah sahabat sejak sekolah menengah atas. Dan ketika kau lahir tidak lama setelah Taehyung, kami memutuskan untuk menjodohkan kalian agar hubungan antara dua keluarga ini tetap terjaga."

"Tidak bisa begitu," sela Taehyung. "Bagaimana mungkin kalian tega mempertaruhkan masa depan kami demi hubungan persahabatan?" celetuknya terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya atas perjodohan ini.

"Lebih baik kalian bicara dulu di luar. Kami akan memberi waktu agar kalian bisa sedikit saling mengenal," ujar ayah Jennie.

Baik Jennie maupun Taehyung terpaksa mengangguk dan keluar menuju taman restoran itu. Tentu saja bukan karena kemauan mereka sendiri, hanya sekedar mengikut perkataan orangtua saja.

"Masa depanku yang cerah masih panjang, dan aku tidak mau dijodohkan denganmu," ungkap Taehyung bahkan sebelum keduanya benar-benar sampai di taman.

Jennie lantas berhenti melangkah dan menatap pria itu tidak percaya. "Heol, kau pikir aku mau?" balas Jennie sewot. Ia merasa terhina karena pria itu seolah mengatakan masa depannya lebih baik jika tidak dijodohkan dengan Jennie. Memangnya sehebat apa dia?

Taehyung melirik Jennie sinis dan mendengus. "Siapa yang tahu. Bisa saja kau yang meminta ayahmu agar kau dijodohkan denganku."

"Ketika aku baru saja lahir? Logis sekali," ucap Jennie sarkas. Gila saja, dia bahkan mengenal Taehyung hanya sebagai anak teman ayahnya. Tidak ada niat sedikit pun untuk mendekati atau apapun. Taehyung bahkan bukan tipenya sama sekali.

Mendengar sahutan Jennie yang tampak begitu menyebalkan, Taehyung memilih untuk mengabaikannya dan mendudukkan dirinya di kursi besi taman itu. Ia melirik malas ke arah Jennie yang tetap berdiri tegak dengan ekspresi kesal yang begitu kentara.

"Apa lihat-lihat?!" tanya Jennie galak.

Taehyung mencibir sebagai respon atas pertanyaan gadis itu. Jika dilihat-lihat, Jennie itu sangat cantik sebenarnya. Eskpresinya yang begitu bebas juga menjadikannya terlihat begitu sederhana tanpa kesan dibuat-buat sama sekali. Murni dan apa adanya.

Something Wonderful | Complete (✔) [TELAH DINOVELKAN & TERSEDIA VERSI PDF]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang