Chapter 14 : Kehangatan di Malam yang Dingin

7.1K 823 55
                                        

Update-an sebelum aku bener-bener sibuk sama real life

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Update-an sebelum aku bener-bener sibuk sama real life

Play mulmed
(Bang Yedam Cover - Honesty)

....

"Jen, kurang ke kanan sedikit."

Jennie mendecakkan lidahnya dan sedikit menggeser tangannya ke arah kanan. "Di sini?"

"Iya."

Lalu wanita cantik itu melanjutkan kegiatannya, menggaruk punggung Taehyung yang dikeluhkan gatal oleh sang suami. Ah, Taehyung itu memang sangat manja pada Jennie. Bahkan hal-hal sederhana semacam menggaruk bagian tubuhnya yang gatal saja sampai meminta bantuan sang istri. Padahal sebenarnya, tangannya sendiri masih mampu menggaruk bagian punggungnya yang gatal tersebut. Untung saja Jennie adalah istri yang baik, mau menuruti kemauan pria itu.

"Taehyung, tadi di rumah sakit, kami kedatangan dokter terapis baru." Jennie membuka suara untuk mengisi keheningan mereka di kamar itu. Aneh rasanya tidur bersama dalam satu ranjang—dengan kegiatan menggaruk punggung—tetapi tidak berbicara satu sama lain.

"Benarkah?" Dengan pelan Taehyung menahan tangan Jennie yang menggaruk punggungnya, lalu segera membalikkan tubuhnya menghadap wanita cantik itu. Ia terbiasa untuk selalu menatap seseorang yang berbicara padanya.

Jennie mengangguk antusias. "Iya. Tapi baru hari pertama dia sudah mendapat kesan buruk di mata kami. Ah-tidak, aku tidak merasa dia buruk sebenarnya, dia hanya terlalu kaku," ujar Jennie panjang lebar.

"Memangnya dia melakukan apa sampai diberi kesan jelek?" tanya Taehyung sambil menyelipkan anak rambut Jennie ke balik telinga wanita itu dan menatapnya lembut.

"Nayeon menawarinya untuk berkenalan lebih dekat, tapi dia menolak. Mau tahu dia bilang apa?" Jennie sedikit mendongak untuk menatap Taehyung. "Dia bilang, 'Aku tidak punya waktu banyak untuk mendengar omonganmu, nona.'"

Alis Taehyung mengerut heran. "Dia kasar sekali."

Ucapannya lantas diangguki oleh Jennie. Kemudian, wanita cantik itu hanya memainkan tangannya dan menulis-nulis sesuatu yang abstrak pada dada bidang Taehyung yang dibalut piama tidur dengan bahan sutra yang lembut. Ia merasa bahwa pembicara mengenai dokter Lee sudah cukup sampai di sana.

"Lalu bagaimana denganmu? Apa dia ada berbicara seperti itu? Kalau ada, aku akan mendatanginya ke sana. Seenaknya saja berbicara kasar pada istriku," ucap Taehyung berapi-api.

Tawa manis Jennie mengudara disusul dengan tepukan pelan pada dada sang suami. "Apa-apaan kau ini, eoh?" tanyanya masih dengan tawanya.

Mendapat respon seperti itu dari Jennie, Taehyung mendecakkan lidahnya. "Ck, aku serius, Jen. Kalau dia macam-macam padamu, akan kupastikan dia tidak aman. Aku tidak suka milikku diganggu, apa lagi dikasari begitu."

Something Wonderful | Complete (✔) [TELAH DINOVELKAN & TERSEDIA VERSI PDF]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang