[Trailer Tersedia | Baku]
-Taennie-
Kim Taehyung dan Jennie Kim adalah dua orang berbeda gender yang dipersatukan oleh kata perjodohan yang direncanakan oleh kedua orangtua mereka. Didorong keinginan untuk membahagiakan kedua orangtua, mereka akhir...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Play Mulmed (Gummy - You Are My Everything)
Gengs, boleh ngga aku minta kalo komen jangan nyelekit? :( I mean, mungkin kamu merasa geregetan karna cerita ini updatenya emang random, but please jangan maksa banget gitu loh ㅠㅠ
...
"Jennie, ayo makan makananmu! Aku sudah memasaknya untuk kau makan, kenapa malah tidak menyentuhnya sama sekali?" tanya Taehyung berusaha selembut mungkin.
Bukannya menurut perkataan sang suami, Jennie malah mendorong piring yang ada di hadapannya menjauh. "Aku tidak mau makan."
"Jen, kau bisa sakit-"
"Pokoknya aku tidak mau makan!" tekan Jennie tampak kesal.
"Mau sampai kapan kau begini? Sampai kapan tidak mau makan dan hanya diam terus?" tanya Taehyung jengah sendiri dengan keadaan ini.
Sepulang dari rumah sakit selepas kegaduhan yang sempat terjadi, Jennie sama sekali enggan untuk bersuara lebih. Wanita itu hanya bicara seperlunya dan bahkan terang-terangan menolak makanan yang sudah Taehyung masak untuknya. Sebelum-sebelumnya, rumah tangga mereka selalu tenang dan hanya diwarnai perdebatan kecil mengenai hal-hal manis. Ini benar-benar kali pertama mereka bertengkar sehebat ini.
Taehyung mengacak rambutnya dan menatap Jennie lelah. "Sebenarnya apa yang membuatmu seperti ini? Kau tidak terima aku membuat ribut di tempat kerjamu? Atau kau tidak terima karena aku memintamu berhenti bekerja? Apa yang sebenarnya membuatmu tidak mau makan begini? Kau bisa sakit, Jennie. Aku mengkhawatirkanmu."
"Kau benar-benar tidak tahu letak kesalahanmu?" tanya Jennie. "Pokoknya aku tidak mau makan sampai kau sadar apa kesalahanmu." Setelah mengatakan itu, Jennie bangkit dari duduknya dan meninggalkan Taehyung yang menatapnya tak mengerti.
"Jennie!" panggil Taehyung mencoba menghentikan langkah wanita itu. Namun Jennie bertingkah seolah tidak mendengar apapun dan malah meneruskan langkahnya menaiki anak tangga menuju kamar. Menatap hasil masakannya yang bahkan tidak disentuh sama sekali oleh Jennie, Taehyung dengan pasrah membawa makanan itu menuju lemari pendingin. Setidaknya itu masih bisa dimakan setelah dihangatkan ulang besok pagi.
"Menyebalkan! Kenapa semua pria itu tidak peka, sih?" sungut Jennie menghembuskan napas kasar sambil membanting pintu kamar dengan amat kesal. "Bukannya sadar bahwa dia menyembunyikan banyak hal dariku dan menjelaskannya, dia malah melarangku seenaknya. Kim Taehyung benar-benar pria egois!"
Pintu kamar mereka dibuka oleh Taehyung dan perlahan pria itu melangkah masuk ke dalamnya. Jennie lantas membuang pandangannya dan langsung membaringkan tubuhnya membelakangi Taehyung yang menatapnya sejak tadi.
"Jennie..." Panggilan Taehyung dengan suara beratnya pada sang istri disusul dengan dirinya yang perlahan ikut bergabung di atas ranjang tetap tidak digubris oleh Jennie. "Jennie Kim, aku bicara padamu." Lagi-lagi Jennie tidak menyahut hingga akhirnya Taehyung memutuskan untuk duduk lebih dekat pada Jennie dan mengguncang pelan lengan istrinya itu. "Sayang..."