[Trailer Tersedia | Baku]
-Taennie-
Kim Taehyung dan Jennie Kim adalah dua orang berbeda gender yang dipersatukan oleh kata perjodohan yang direncanakan oleh kedua orangtua mereka. Didorong keinginan untuk membahagiakan kedua orangtua, mereka akhir...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Play Mulmed (Jungkook Cover - Nothing Like Us)
...
Seminggu kemudian...
"Aku hamil?"
Jennie meneguk salivanya dengan gugup seraya memeriksa dua testpack di tangannya. Dua-duanya menunjukkan dua garis berwarna merah sebagai pertanda bahwa hasilnya kemungkinan besar akurat, Jennie hamil. Sejak seminggu yang lalu, wanita cantik itu sudah merasa heran pada keterlambatan jadwal datang bulannya. Aplikasi kalender menstruasi pada ponselnya sangat jarang memberi hasil yang meleset, dan ya... Sekarang Jennie tahu penyebabnya.
"Haduh, Jen! Kau sedang apa berdiri di dalam toi-" Mulut Rose yang sebelumnya mengomel mendadak bungkam kala matanya melirik pada benda di tangan Jennie. Kedua bola mata gadis itu sukses membulat sempurna disusul dengan menarik tangan Jennie untuk memperhatikan hasil dua benda panjang itu. "J-Jen, kau-Astaga Jennie! Wah! Aku akan menjadi seorang Bibi muda!" Gadis Park itu memeluk Jennie erat sekali sebagai ekspresi bahagianya.
"Hei-hei! Kalian kenapa berteriak-teriak begitu di kamar mandi?" tanya Chanyeol keheranan sembari melangkah mendekati dua gadis yang tengah berpelukan itu. "Rose, kau kenapa bersemangat sekali begitu?"
Kekasihnya itu serta-merta melepaskan pelukannya dari Jennie dan mengambil benda yang ada di tangan Jennie untuk ditunjukkan pada Chanyeol. Respon pria itu tak jauh berbeda, bola matanya sukses melotot kaget bahkan mulutnya spontan menganga sangking terkejutnya. "I-ini serius?"
"Sepertinya," jawab Jennie mencicit malu. Ia mengusap perutnya lembut dan seketika tersenyum.Perasaannya menghangat saat menyadari bahwa kini ada nyawa lain di dalam perutnya yang masih terlihat rata itu.
"Kalian kenapa kumpul-kumpul begini?" tanya Nayeon ikut nimbrung karena penasaran. Seperti sebelumnya, Rose yang lebih bersemangat untuk menunjukkan hasil testpack Jennie. "Kau hamil?!" tanya Nayeon kaget. Beralih pada Chanyeol, Nayeon malah memukuli pria itu dengan brutal. "Ya, kalian belum menikah! Kenapa kau menghamilinya?! Sialan, berengsek sekali kau ini!"
"Eh-eh? Aku tidak menghamilinya!" ucap Chanyeol kewalahan menangkis pukulan demi pukulan yang dilayangkan gadis bergigi kelinci itu. "Kyungsoo-ya, cepat rantai anjing galakmu ini! Aduh! Aduh!"
"Ada apa sih ribut-ribut?" tanya Kyungsoo seraya memiting leher Nayeon dan menariknya mundur agar gadis itu mau berhenti memukuli Chanyeol. Beralih pada gadis yang masih tampak kesal itu, Kyungsoo berucap sinis, "Kau ini gadis atau pemuda puber yang tengah dilanda cemburu? Brutal sekali."
"Si caplang ini menghamili Rose. Bagaimana mungkin aku diam saja?" tanya Nayeon masih emosi pada kesalahpahamannya. Segera saja satu jitakan melayang pada pelipisnya hingga ia berseru tidak terima. "Ya!"
"Ini bukan milikku!" Rose berucap sarat dengan kejengahannya pada pikiran bodoh Nayeon. "Ini milik Jennie. Jennie kita hamil!" ucapnya amat berbahagia.