ROMBONGAN ALE-ALE UPDATE GAES ♨️
Yang di mulmed kalian udah pasti tau kan itu siapa? Yap, itu Sadewa.
OK, HAPPY READING!
"Semuanya, dengarkan aku!" Ucap Mrs. Ashley yang mengetahui kedatangan siswa baru dibalik pintu setelah dihubungi Mr. Baurer, pria yang berusia sekitar tiga puluh tahunan yang mengantarkan Alesha sampai ke kelasnya. Kelas yang diisi seratus persen oleh laki-laki itu mendadak sepi. Dikelas itu, dikumpulkan siswa yang berkompeten di bidang Sains dan ilmu alam. Diisi oleh empat puluh lima persen siswa yang memakai kacamata dengan masing-masing karakter.
"Hari ini kelas kita akan kedatangan siswa baru. Dia si jenius dan aku bahkan sempat takjub dengan nilai rapornya," ucap Mrs. Ashley dengan bahasa Inggris yang fasih dan cepat. Namun hal itu tak membuat satu siswa pun kesulitan. "Aku harap kalian mau menerimanya dengan baik!" Sambung Mrs. Ashley lalu mempersilahkan Alesha memasuki kelas barunya.
"Silahkan perkenalkan dirimu, boy." Mrs. Ashley duduk di tempatnya. Membiarkan Alesha berdiri didepan kelas sendirian.
"Nama gue Raphael Morrison, gue pindahan Rusia. Salam kenal!" Ujar Alesha singkat.
"Ada yang ingin ditanyakan?" Ujar Mrs. Ashley yang kembali berdiri.
Seorang laki-laki bermanik hazel yang berbinar jahil mengangkat tangannya. "Lo si pretty boy, kan?"
Seisi kelas tertawa. Ada yang tertawa kecil sampai terbahak karena kalimat yang dilontarkan si hazel.
Seketika wajah Alesha memerah menahan malu. Dia dipermalukan oleh laki-laki tak tahu tempat itu dan dengan santainya ia ikut tertawa bersama teman yang lain. Tapi tunggu, darimana dia tahu bahwa Reky dan Rayn menggelarinya pretty boy?
Alesha menatap Mrs. Ashley dengan tatapan memohon. Wanita itu segera paham, maka ia dengan cepat menyudahi perkenalkan yang ia rasa cukup menyenangkan itu.
Sebenarnya Mrs. Ashley juga terkikik pelan tadi.
"Good. Silahkan duduk di samping Izzael. Izzael, angkat tanganmu!"
Seorang laki-laki dengan kacamata mengangkat tangannya. Alesha mengangguk sebentar kepada Mrs. Ashley sebagai tanda bahwa ia meminta izin untuk duduk di tempatnya.
Izzael, laki-laki yang cukup tampan menurut Alesha. Dengan wajah tirusnya, ia memakai kacamata berbingkai modern yang sangat cocok untuk rahang kokohnya. Merasa Alesha memandangi, laki-laki itu menoleh dan tersenyum kecil.
"Hai, senang duduk bersebelahan denganmu, Raphael," ucapnya sopan.
Alesha mengangguk, senyumnya pun tak kalah cerah daripada laki-laki di sampingnya. "Ya, ku harap kita semua bisa berteman baik."
•••••
Jam istirahat sudah berbunyi sejak dua menit yang lalu. Alesha tak langsung pergi ke kantin, melainkan ia lebih dulu membersihkan mejanya dari tumpukan buku-buku dan perlengkapan menulisnya.
Gadis dengan pakaian cowok itu keluar dari ruangan dengan langkah yang ringan. Setibanya di kantin, Reky dan Rayn yang duduk ditengah-tengah melambai kearahnya dengan antusias yang tinggi. Entah apa yang dipikirkan dua cowok itu sampai memanggilnya harus dengan cara yang gila.
"Duduk, Raph!" Suruh Rayn dengan Thai tea di tangannya. Kadang ia terlalu keras menyedot minumannya sampai mengeluarkan suara yang keras seolah-olah dia sangat kehausan. "Btw, kami mau ngenalin lo sama dua orang lagi di geng kita. Yang satunya si bos!"
KAMU SEDANG MEMBACA
PRETTY BOY✓
Novela JuvenilBIG SECRET SERIES #1 Berada di sekeliling laki-laki tanpa ada yang tahu bahwa kita perempuan? Alesha Morgan. Cantik, berbakat, dan penyayang. Sayangnya, karena sifat lembutnya itulah yang menjadi penyebab ia dilempar jauh keluar dari Manhattan. Ales...
