30. Masalah Creamer

2.6K 283 3
                                        

ROMBONGAN ALE-ALE UPDATE GAES ♨️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ROMBONGAN ALE-ALE UPDATE GAES ♨️

Turut berduka cita atas wabah penyakit yang lagi viral ini ya gaess semoga kita semua sama bokap, nyokap, abang, kakak, adek, kakek dan nenek kalian semua terhindar dari virus Corona yaa aamiin. Terus jangan lupa juga berdoa buat aku semoga sekolah cepet-cepet diliburkan deh. Pusing akutuh, sekolah orang kanan kiri udah pada liburan semua lah sekolah aku mah semua penyakit yang berdatangan terus dipantengin
/Nauzubillah jauhkan bala bencana ya allah:')/

Intinya semakin banyak libur, semakin banyak part yang bakal di apdet
。◕‿◕。

Ok, HAPPY READING AND HAVE FUN!

PRETTY BOY
Chapter 30. Masalah Creamer

Alesha merebahkan tubuhnya yang terasa penat. Tidak hanya tubuhnya, hatinya pun rasanya kebas karena pernyataan Dewa yang sangat cepat dan mengejutkan baginya. Tetangganya itu tahu segalanya. Sisi baiknya, Alesha bisa lebih terbuka pada cowok itu mengenai masalah yang sering dihadapinya sendirian.

Alesha memejamkan mata cokelatnya perlahan. Dalam beberapa minggu ini, sudah banyak sekali rentetan-rentetan hidupnya yang sangat jauh dari sebelumnya. Ia tak pernah bermimpi untuk tinggal bersama Ben dalam waktu dekat, namun syukurnya Tuhan mengabulkan semua itu dengan cepat.

Di Jakarta, Alesha diberikan teman-teman yang benar menerima dirinya apa adanya. Mereka tak tahu keluarga Morisson-keluarga yang Alesha khayal demi kelancaran penyamarannya-itu seperti apa dan mereka tak pernah menanyakan berapa kekayaan orangtuanya. Black Desire itu tulus, walau dari luar terlihat seperti kumpulan anak-anak manja namun sebenarnya Black Desire jauh dari kata tersebut.

Perkumpulan lima remaja cowok yang mau membangun panti asuhan di sudut kota dengan uang hasil keringat mereka sendiri, bukan dari uang orangtua. Hal tersebut hanya diketahui oleh mereka berlima.

Bukan, bukan lima orang cowok. Melainkan empat orang cowok dan seorang cewek yang 'menyusup'.

Ting!

Interkom di depan pintu apartemen Alesha berbunyi dan tentu saja memecahkan lamunan Alesha yang tercipta sejak awal ia masuk ke dalam apartemennya. Cewek itu mengenakan kaos putih bertulisan 'Bad Girl' dipadukan celana legging yang membentuk kaki jenjangnya yang sempurna. Alesha duduk dari rebahannya, lalu berjalan pelan menuju pintu.

"Dewa?" gumam Alesha saat melihat Dewa yang berdiri di depan pintu dengan wajahnya yang seperti biasa-datar dan menyebalkan-sambil memegang sebuah kotak di tangannya.

"Ngapain, Wa?"

Alesha mengintip dari balik pintu yang sengaja ia buka sedikit. Dewa yang melihat hal tersebut hanya terkekeh geli karena keanehan Alesha. Sedangkan Alesha malah terpana saat memperhatikan cowok itu yang lebih berekspresi dibandingkan dengan biasanya. Namun sedetik kemudian Dewa kembali menjadi 'Dewa yang biasanya'.

PRETTY BOY✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang