Gue pikir Nara bakal cari gue karena seharian sengaja gue gak hubungin dia.
Tapi Nara benar-benar berbeda. Tapi sikap Nara sekarang lebih membuat gue semakin..
Penasaran? Mungkin.
Niatnya mau buat surprise tiba-tiba datang ke kosnya. Tapi ternyata gue lupa kalo Nara juga punya kehidupan lain.
Btw, gue tau alamat kost Nara karena gue tanya teman Nara yang pernah kami pinjam helmnya. Kurang niat apa gue?
Tapi ternyata Nara ga ada di sana. Gue coba hubungin dia berkali-kali tapi ga ada jawaban. Gue emosi. Tapi bukan salah Nara juga karena dia juga ga tau kalo gue mau samper. Tapi yang buat gue marah dia ga angkat telfon gue padahal udah berkali-kali.
Udah hampir dua jam gue nunggu Nara. Dan itu sangat membosankan. Di satu sisi gue capek karena abis menempuh jalan selama kurang lebih 13 jam. Tapi di sisi lain gue masih berharap ketemu Nara.
Karena ga ada kabar dari Nara. Gue memutuskan pulang ke kos. Baru saja bangun dari bangku, tiba-tiba ada suara motor yang mengarah ke sini. Dari jauh gue tau itu adalah Nara dan cowok yang pernah gue liat waktu di angkringan malam itu.
Kalian bisa bayangin gimana perasaan gue sekarang kan?
Telfon gak dijawab, pulang malam dan itu sama cowok yang sering Sama Nara.
Dia cukup terkejut akibat kedatangan gue. Jujur susah buat nyembunyiin kekesalan.
Awalnya gue mau langsung pulang. Tapi dua jam gue sia-sia kalo pergi gitu aja. Akhirnya gue paksa Nara buat makan.
Malam itu gue ngerasa selangkah lebih dekat sama Nara.
---------------------------------------------
Kayaknya gue ketagihan ketemu Nara. Belum ada satu hari gak ketemu, udah mau ketemu lagi.
Padahal kalo orang tanya apa bagusnya Nara, mereka harus coba sendiri gimana rasanya dekat sama Nara.
To Nara : Ra, jam 7 malem gue jemput.
Gue siap siap setelah solat maghrib. Tiba-tiba ada telfon dari nomor yang gak gue kenal.
" Nan, ini Clarissa. Boleh minta tolong jemput di stasiun lempuyangan?"
Clarissa liburan sendiri ke Jogja. Katanya sih refreshing. Gue sempet ga enak minta dia buat naik taksi online. Akhirnya gue meng'iya'kan. Kebetulan stasiunnya gak jauh dari kos gue.
" Risa, gue tunggu di bawah flyover ya. "
Sambil nunggu Clarissa dateng, gue chat Nara buat bilang kalo agak telat.
Gak lama Clarissa nyamperin mobil gue. Kita berangkat menuju hotel yang disewa Risa. Kebetulan hotelnya searah sama kos Nara tapi lebih dulu kos Nara, akhirnya gue jemput Nara dulu abis itu baru nganter Risa ke hotel.
Akhirnya kami sampai di kos Nara. Nara sudah siap di teras. Dia menghampiri mobil gue. Dan...
Nara bingung karena ad Clarissa yang duduk di kursi samping gue. Akhirnya dia buka pintu belakang dan duduk di sana. Gue biasa aja karena gue bisa jelasin ke Nara setelah Clarissa turun.
" Nan, lo masih sayang gak sih sama gue? "
Pertanyaan macam apa itu Risa.
KAMU SEDANG MEMBACA
How to Be Yours ✅(completed)
Teen Fiction" Biarkan aku mencari cara untuk mengetahui ketulusan seseorang." - Nara
