Dengan hanya menggunakan Hoodie kebesaran dan juga rok sekolah, Kana berjalan dengan riang ditemani oleh Aidan di sampingnya. Seperti de javu, dulu Kana juga pernah menggunakan Hoodie Aidan saat pergi ke Timezone. Entah kenapa Hoodie Aidan terasa nyaman bagi Kana.
"Mau naik itu, Dan," ucap Kana dengan wajah memelas sambil menunjuk bianglala.
"Tinggi, Na. Gak baik buat jantung," ucap Aidan menolak.
"Ihhh sekali aja gak bakalan serangan jantung kok."
"Gak boleh, Kana. Yang lain aja. Itu naik kuda-kudaan aja," ucap Aidan sambil menunjuk komedi putar.
"Ihhh gak mau. Aku bukan anak kecil ya."
"Ya pokoknya aku gak mau. Kamu naik aja sendiri kalau berani," ucap Aidan sambil melengos pergi menuju tempat pembelian tiket untuk naik komedi putar. Kana pun akhirnya menyusul Aidan sambil menghentak-hentakkan kakinya karena kesal.
"Gak berani kan? Makanya naik ini aja. Nanti kalau udah sembuh total, sampai pagi aku ladenin naik bianglala," ucap Aidan. Kana yang tadinya cemberut sekarang tersenyum ceria.
"Beneran ya sampai pagi?"
"Ya enggaklah, Na. Pasar malem mana buka sampai pagi," ucap Aidan. Ia pun menarik tangan Kana dan mengajaknya naik komedi putar.
"Tapi beneran ya naik bianglala?"
"Iya, janji. Ayo naik," ucap Aidan. Mereka pun naik ke komedi putar itu. Kana menaiki yang berbentuk kuda, sedangkan Aidan yang ada di samping Kana menaiki yang berbentuk zebra.
"Aku belum pernah naik ini," ucap Kana.
"Lah kirain udah pernah soalnya tadi gak mau."
"Ternyata seru. Gak mau naik yang lain, mau di sini aja."
"Gak mau makan?" tanya Aidan.
"Astaga Aidan! Ayah!" pekik Kana panik.
"Mana ayah kamu?" tanya Aidan celingukan.
"Enggak, bukan gitu. Aku lupa bilangan sama Ayah," ucap Kana sambil merogoh kantong roknya untuk mengambil ponselnya. Tidak ada pesan apa pun dari ayahnya.
To Ayah
Ayah, Kana lagi main sama Aidan di pasar malam.
From Ayah
Ayah masih kerja, Na. Pulangnya malam. Kamu baik-baik sama Aidan, ya.
To Ayah
Iya, Yah.
"Gimana?"
"Ayah masih kerja ternyata. Untung belum pulang. Pasti diomelin kalau pulang malem gak bilang-bilang," ucap Kana sambil memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku roknya.
"Masih mau naik ini? Gak mau makan?" tanya Aidan.
"Kamu laper ya?" tanya Kana. Aidan mengangguk karena ia memang menahan lapar sejak tadi.
"Ya udah deh kita makan sekarang. Kapan-kapan lagi naik ginian," ucap Kana.
"Pak, berhenti, Pak," ucap Aidan. Komedi putar pun berhenti dan mereka pun turun, lalu jalan-jalan untuk membeli makanan.
"Kamu mau apa, Na?" tanya Aidan.
"Pengen corndog yang itu," ucap Kana sambil menunjuk pedagang corndog.
"Ya udah, ayo sekarang kita beli," ajak Aidan sambil menarik tangan Kana.
"Eh kamu aja beli. Aku mau beli minuman," ucap Kana sambil melepaskan tangan Aidan. Kana pun pergi ke tempat penjual minuman. Sedangkan Aidan pergi membeli corndog.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aidan's Trap (END)
Teen FictionKanafa Nia Lovata, punya penyakit jantung yang sering kambuh. Hari pertama MPLS Kana diklaim sebagai pacar Aidan Dimarka Arion. Kana akui Kana memang terpesona dengan Aidan. Tapi Kana yang polos membuat Kana tidak menyadari Aidan punya banyak paca...
