- 21 -

1.1K 181 62
                                        

Hello everyone..
Gimana kabar? Udah mulai bosan kah di rumah? Tahan dulu yaa.. Demi kesehatan kita semua.

Maaf lama baru update. Work from home ternyata bikin sibuk luar biasaaa..

Okay, enough from me.

Monggo.. dibaca ceritanya sambil diam di rumah. I love you all 😘
.
.
.
.
.

3rd POV

"Mas Angga, nanti malam dinner bareng yuk. Di apartemen aja. Aku yang masak hehehe.."

Laras membaca pesan dari Aya di hp Angga. Sewaktu mereka meeting dan Angga sedang presentasi, hp Angga digeletakkan begitu saja di meja. Jadi begitu pesan Aya masuk, Laras bisa melihatnya.

Rasa panas menyerbu hati wanita cantik itu, membayangkan Angga nya sekarang sudah punya orang lain. Angga yang dia pikir akan selalu kembali padanya kapanpun dia mau. Laras tidak menyangka begitu dia pulang ke Indonesia, Angga sudah punya kekasih. Rencana nya untuk berbaikan kembali dengan Angga harus batal gara-gara sekarang ada Gayatri.

"Ras.. kamu ngerti kan?"

Suara Angga membuat lamunan Laras terhenti. "Gimana?"

"Fokus dong Ras. Kayanya akhir-akhir ini kerja mu berantakan. Ada masalah?" Angga paling ga suka kalau team nya ga becus. Dia selalu menuntut yang terbaik dari team nya.

Laras berdehem.. "Aku cuma ga enak badan sedikit." Jawab Laras, padahal karena dia kepikiran Angga dan Aya. Ya, Laras patah hati.

Tatapan Angga melembut, "sudah ke dokter?"

Laras menggeleng. "Belum sempat."

Angga hanya menghela nafas, hapal dengan sifat Laras yang selalu menyepelekan kesehatan.

Angga memberi briefing satu dua hal lagi pada team nya lalu membubarkan meeting. Sudah jam 6 sore juga dan dia berencana akan menemui pacarnya yang sudah 2 minggu kerja di luar kota. Kangen berat.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, Angga tersenyum melihat pesan dari Aya. Dia membalas untuk mengiyakan rencana mereka dinner bareng.

"Ngga.." panggil Laras.

"Ya?" Angga menoleh.

"Bisa anterin aku ke dokter?"

"Gimana?"

"Ke dokter. Aku kayanya makin ga enak badan."

Angga melihat wajah Laras yang memang pucat.
"Kamu ga bisa pergi sendiri?"

"Aku kan ga bisa pergi sendiri ke tempat begitu. Kamu tahu kan, aku masih trauma.."

Angga berpikir keras. "Minta temenin siapa kek gitu?"

"Kamu ada urusan lain? Yaudah kalo gitu, gapapa nanti aku cari temen lain aja. Atau ke dokternya nanti aja tunggu kamu sempet."

Angga menghela nafas, "Yaudah kalo gitu ayo kita jalan sekarang biar ga kemaleman."

"Bener ni? Makasi ya Angga. Aku beberes dulu." Laras keluar dari ruangan Angga.

Angga berpikir keras dan menelepon Gayatri..

"Halo mas?" Jawab Aya excited.

"Gayatri.."

"Ya? Aku udah di apartemen. Nanti kamu kesini bawa buah boleh ya.. aku kelupaan beli buah."

"Iya sayang.. hmm.. kita dinner agak malam gapapa?"

Gayatri terdiam.

"Aku ada kerjaan sebentar. Mendadak."

Destiny (JINRENE AU)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang