Hollaa aku up cepet demi kalian 👍
Jangan lupa Voment nya yakk❤
Karna dengan itu cara kalian menghargai penulis 🙏
Happy reading ❤❤❤
🐒🐒🐒
Arsya meremas pelan rambut nya, sungguh dirinya saat ini terlihat sangat kusut. Wajar ia belum sempat membersihkan dirinya karna dari kemarin siang ia tetap stay di depan UGD
Belum ada kabar mengenai Alexa membuat Arsya semakin cemas, tiba - tiba seorang perawat keluar dari ruangan UDG seperti tergesa-gesa dengan cepat Arsya menahan nya
"Sus, bagaimana dengan Alexa?" tanya Arsya cepat
"mohon maaf pak, belum bisa di beritahu sekarang, yang utama keadaan Alexa semakin melemah pak, permisi" ujar perawat itu lalu berjalan sedikit berlari tergesa-gesa
Mendengar itu Arsya mengusap wajah nya prustasi. Sungguh sesal menyelimuti hati nya kini, yah, ia menyesal karna sudah meninggalkan Alexa
Kalau di boleh kan, Arsya ingin mernerobos masuk ke dalam ruangan itu, sayang nya dirinya tidak di perboleh kan
"Arsya!"
Panggilan itu membuat Arsya menoleh ke sumber suara, di lihat nya kini bunda, ayah serta adik nya yang tertidur di gendongan ayah nya, sedikit berlari menghampiri nya
"bagaimana keadaan Alexa nak?" tanya Maura panik, bunda nya
Arsya menggeleng kan kepala nya "belum tau Bun, tapi tadi perawat bilang keadaan Alexa semakin melemah" jawab Arsya lirih
Maura melihat putra sulung nya kini terlihat kusut, ia merasa iba dengan putra nya itu. Sebagai seorang ibu, Maura pun duduk di samping Arsya dan merengkuh nya
"kamu yang sabar yah, Bunda yakin Alexa baik-baik saja" ujar Bunda
Arsya mengagguk lalu membalas pelukan sang Bunda, orang yang ia rindukan selama berbulan-bulan ini, karna belum bertemu
"Arysa, mengapa Alexa bisa di bawa ke rumah sakit? Apa yang terjadi dengan nya?"
Deg!
Arsya menoleh, itu suara Adrian, ayah nya. Arsya terdiam, ia bingung harus menjawab apa? Sedangkan ia juga tidak tahu apa penyebab Alexa ingin bunuh diri?
Apa Arsya harus menceritakan yang sebenar nya? Baiklah, Arsya akan jujur dan alasan nya akan ia tanyakan jika Alexa sudah sadar
"Arsya gatau Yah, disaat Arsya dalam perjalanan pulang, Arsya liat Alexa mau bunuh diri di jembatan" ucap Arsya jujur
Mendengar itu Maura syok, tentu ia tak menyangka Alexa akan melakukan itu, tetapi ia juga tau, Arsya tidak mungkin berbohong padanya
Seketika lutut Maura lemas, wanita paruh bayah itu bersandar di kursi tunggu
Arsya menatap Bunda nya khawatir "Bun, bunda gapapa?"
Maura menggeleng, tetapi isi kepala nya di serbu dengan berbagai pertanyaan "Arsya, kenapa Alexa bunuh diri? Dia kenapa Arsya? Dia kenapa?" tanya Maura seraya mengguncang bahu Arsya
Arsya menggeleng "Arsya juga gatau Bun" jawab nya
Mendengar itu Maura menatap nya tajam, membuat Arsya mengerutkan dahinya bingung
"ke-kenapa Bun" sungguh Arsya, sangat takut dengan Bunda nya
"itu karna kamu, kamu pergi - pergian terus. Lihat! Sampai-sampai kamu gatau kan apa yang terjadi pada Alexa" hardik Maura
KAMU SEDANG MEMBACA
ALEXA (END)
Novela JuvenilRanking ❤ #1 in anak muda (1April 2020) #1 in alexa (6April2020) #8 in kehidupan (11April2020) #3 in dewasa #5 in sister (11April2020) #1 in romantice (15 April2020) #6 in Complex (1 Mei2020) #3 in Favorite (3Mei2020)
