kiriman bunga

7.2K 173 55
                                        

Gimana ujian hari kedua nya? Lancar kan? Hehe

#dirumahaja

Happy rading all ❤

🐒🐒🐒

"Aku kangen banget sama rumah ini" ucap Arsya ketika memasuki pintu utama rumah yang di tinggali oleh nya dan Alexa

Mendengar nya, Alexa hanya tersenyum lalu menutup pintu nya kembali. Tiba-tiba Arsya menarik tangan nya untuk duduk di sofa tv. Alexa di bimbing untuk duduk di samping pria itu.

Arsya memandangi istri cantik nya, ia sangat bersyukur saat ini. Dan mulai hari ini dan seterusnya ia akan tinggal dengan Alexa dengan lembaran yang baru, tidak ada lagi tinta hitam yang menyedihkan, tidak adalagi coretan masa lalu yang mengundang air mata

Seperti biasanya Arsya mengenggam kedua tangan Alexa dan tersenyum tidak jelas, melihat itu mau tak mau Alexa pun ikut tertular senyuman tak jelas Arsya

"Apaan si?" tanya Alexa karna merasa aneh dengan Arsya yang selalu tersenyum

"aku gak apa-apa, aku cuma laper ko" jawab Arsya dengan cengiran nya

"yaudah, aku masakin dulu ya" ucap Alexa, baru saja dirinya hendak bangkit namun Arsya sudah menarik tangan nya hingga kembali duduk

"apa lagi?" tanya Alexa karna suaminya itu menarik nya kembali untuk duduk

"aku udah gak laper"

"Hah? Tadi kamu bilang laper" heran Alexa

"itu kan tadi, bukan sekarang" elak Arsya

"Yaudah kalo gitu aku mau ke kamar dulu" pamit Alexa, namun lagi-lagi Arsya menarik nya kembali. Hak itu sontak membuat Alexa gemas

"Apa lagi?" Alexa menahan intonasi suara nya agar tidak melengking

Arsya menyandarkan kepala di sofa "kenapa si,  aku cuma pengen liat muka kamu" prontal nya

Alexa memutar bolamata nya malas "aku nggak" tolak Alexa

Dengan gemas Arsya pun lengsung mencubit kedua pipi chuby istri nya ini. Karna semenjak hamil, kini Alexa terlihat sangat gemuk. Wajar karna ia sedang mengandung otomatis bwrat badan nya menambah terus menerus setiap harinya

"Aku lagi skripsi, minggu depan wisuda aku mau kamu dateng yah" pinta Arsya

Alexa mengangguk semangat "Aku pasti dateng ko" tiba -tiba senyuman nya lenyap, ia menatap perut buncit nya "Tapi...aku, aku gamau buat kamu malu" lanjut nya

Mengerti itu, Arsya pun kembali menarik dagu istrinya agar menatap nya "Kata siapa? Aku malah seneng, aku bisa pamerin kamu nanti ke temen-temen aku" ucap Arsya

Alexa mengalihkan pandangan nya, ia tak kuat untuk menatap mata Arsya. Hatinnya tersentil mendengar ucapan Arsya, entah mengapa Arsya mau mengakui anak ini sebagai anak nya? Padahal sudah jelas-jelas bukan darag daging nya

"Alexa, ko diem?"

Suara Arsya membuyarkan lamunan nya, ia pun menoleh menatap Arsya dan tersenyum

"gimana, kamu mau kan?" tanya Arsya memastikan

Alexa mengangguk "Aku mau" ujar nya tersenyum

Melihat itu Arsya pun ikut tersenyum dan memegang kedua pipi istri nya, mereka terhanyut dalam tatapan. Terbawa suasan Arsya pun mendekatkan wajah nya ke wajah Alexa. Hidung mereka sudah bersentuhan bahkan merek sudah sama-sama memejamkan mata mereka

Arsya memiring kan wajah nya dan....

Ting tong!!

Alexa langsung membuka mata nya dan mendorong dada Arsya. Ia sungguh teekejut dengan suara bel itu. Sedangkan Arsya merasa kesal karna suara bel itu Arsya jadi gagal untuk mencium Alexa

ALEXA (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang