Kehilangan

8.6K 173 7
                                        

🐒🐒🐒

"Kamu kapan kesininya? Aku nunggu kamu udah 2 jam, tapi kamu gak dateng - dateng" ucap Alexa pada Athur di telpon

"maaf sayang, aku gak bisa nganter kamu ke dokter. Aku mendadak ada urusan penting" ucap Athur di sebrang sana

Bibir Alexa melengkung ke bawah "hm yaudah deh aku berangkat sendiri aja" ucap nya lesu

"jangan sayang, udah kamu mending istirahat aja. Nanti juga pusing sama mual nya ilang ko. Yaudah ya byeee"

Setelah mengucapkan itu, Athur langsung mematikan sambungan nya sepihak. Hal itu sontak membuat Alexa kesal, lalu ia membaringkan diri nya di kasur mata indah nya menatap langit - langit kamar

Sudah 4 bulan ini Athur terasa sangat beda dengan sebelum nya, cowok itu terlihat sangat sibuk. Jika Alexa meminta antar cowok itu pasti akan menolak nya dengan berbagai alasan

Alexa mengambil ponsel nya kembali dan menghubungi seseorang, tak menunggu lama sambungan terhubung

"ha.. Halohh..hh" sapa Bianca terengah

Alexa mengerutkan dahinya "Bi, lo kenapa?" tanya Alexa

"hh.. Oh, enggak gue gak apa - ap-ahh"

"Bi, seriusan lo gak kenapa - kenapa?" tanya Alexa memastikan

Tak ada jawaban di sana, terdengar suara bisik - bisik namun Alexa tidak bisa mendengar nya dengan jelas.

"Halo, Bi?"

Tak lama suara Bianca terdengar, seperti nya sudah terdengar normal

"halo, Alexa ada apa?" tanya Bianca

"Bi, lo tadi kenapa?" tanya Alexa

"oh,, gu..gue gak apa-apa" jawab nya terdengar gugup

Alexa sempat terdiam memikir kan nya lalu suara Bianca membuyarkan lamunan nya

"nelpon gue ada apa?" tanya Bianca

"oh enggak ko, gue cumau mau minta tolong sama lo" ucap Alexa dengan hati - hati

"minta tolong apa?" tanya nya

"Anterin gue ke dokter yuk, kepala gua tambah pusing" ucap Alexa

"ya ampun,, Alexa lo masih sakit - sakit an?" tanya Bianca

"iya, maka nya gue minta anter lo buat anterin gue ke dokter" ucap Alexa

"mmmm... Maaf ya Alexa, gue gak bis-ahh.. Gueh.. Ngg-akhh bis-ahh nganter loh"

Jawaban Bianca membuat Alexa merasa curiga, sebenarnya apa yang sedang Bianca lakukan? Mengapa nada bicara nya seperti itu?

Baru saja Alexa hendak menanyakan sesuatu tetapi sudah di potong oleh Bianca

"udah dulu yah, gue sibukk" ucap Bianca dan langsung mematikan sambungan nya sepihak

Alexa menghembuskan nafas nya kasar,  kepala nya sungguh pusing sekali, ia pun memejamkan mata nya sejenak untuk menghilangkan rasa pusing nya

Athur dan Bianca dua orang yang Alexa punya sama sekali tidak bisa di andalkan, kini fikiran nya tertuju pada sosok mantan sahabatnya

Sudah 4 bulan sejak kejadian di club itu, ia dan Cecile tidak pernah bertemu kembali apa lagi untuk memberi kabar. Gavin pun sama, mungkin cowok itu menyukai Cecile, makanya cowok itu mengikuti Cecile agar ikut membencinya

"Gue kecewa sama Lo Alexa"

"Gue kecewa sama Lo Alexa"

"Gue kecewa sama Lo Alexa"

Entah lah mengapa ucapan Gavin terngiang - ngiang di kepala nya. Gavin adalah sahabat nya sedari SMP baru kali ini ia merasa kehilangan sosok Gavin. Biasanya cowok itu akan menelpon nya sekedar untuk menghibur nya tetapi sekarang? Nihil cowok itu sama sekali tidak memeberi nya kabar

Tanpa sengaja Alexa melihat foto polaroid dirinya dan Cecile yang sedang berpelukan.

Diri nya bergerak untuk menghampiri foto itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Diri nya bergerak untuk menghampiri foto itu. Astaga, foto ini di ambil pada saat mereka sedang liburan berdua saat SMA dan Gavin lah yang mempotret nya

Tanpa sadar mata nya berkaca - kaca, fikiran nya kini tertuju kejadian dimana Cecile menatap nya dengan penuh kebencian

"Gue pastiin lo akan menyesal nanti, dan lo akan kehilangan orang - orang yang tulus sama lo!"

Kata - kata Cecile masih tersimpan di benak nya, kalau di bilang menyesal, Alexa tidak menyesal karna ia masih mempunyai Athur dan Bianca. Tapi kalau kehilangan? Yah, Alexa merasa kehilangan sosok Cecile dan Gavin. Well, mereka bersahabatan cukup lama, dan karna masalah cowok, persahabatan mereka pupus begitu saja

Alexa menghembuskan nafas nya kasar, ia mengusap air mata yang mengalir di pipi mulus nya. Belakangan ini diri nya begitu sensitif, salah sedikit nangis, salah sedikit nangis, cengeng sekali.

Tetapi mengingat Cecile menyukai Athur rasa benci itu kembali memuncak, tidak! Ia tidak boleh lemah dan rindu pada gadis yang menyukai pacar nya. Anggap saja Cecile adalah penghianat, sahabat sampah yang pernah Alexa temui

Huekk

Alexa berlari kocar - kacir menuju toilet. Ia memuntahkan semua isi perut nya, padahal tadi pagi ia sarapan sedikit sekali tapi mengapa rasanya mual sekali?

Kepala nya tambah pusing, lalu ia pun mebasuh wajah nya dengan air, di lihat nya di cermin kini wajah nya sangat pucat, mungkin efek dari pusing nya

Alexa berjalan gontai menuju kasur, ia pun merebahkan dirinya dan menyelimuti seluruh tubuh nya, entahlah ia tidak kuat untuk berangkat sendiri ke dokter dan ia pun merasa tidak punya siapa - siapa lagi di sini. Karna kedua orang tua nya yang sedang di luar negri,  Athur dan Bianca yang sedang sibuk, Cecile dan Gavin yang menjauh, dan Arsya yang kini menghilang dari kehidupan nya

Ngomong - ngomong soal Arysa, Alexa merasa ada yang aneh dengan dirinya, mengapa ia merindukan sosok pria itu, entahlah, padahal ia mencintai Athur tapi ia pun merasa kehilangan dengan keberadaan Arsya.

Heiii, bukan kah ini yang ia mau? Arsya pergi jauh dari kehidupan nya

Mungkin Alexa menyesal dengan permintaan nya««

🐒🐒🐒

Sorry for typo 🙏

ALEXA (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang