seven

191 18 0
                                        

Jam weker-ku berbunyi ketika pukul 6 pagi, kubuka kedua mataku dan melirik ke suara yang nyaring itu.

Aku bangun dari tempat tidurku dan mangambil posisi duduk, jam weker itu sedah mati tadi. Sekarang ini hari selasa, hari dimana aku akan mengikuti club pertama kali. Kuharap semuanya berjalan dengan lancar... Pikirku.

Setelah selesai bersiap siap memakai pakaian sekolah, aku langsung turun ke bawah untuk sarapan. Didapur kulihat sudah ada okaa-san dan otou-san.

"ohayou okaa-san, otou-san" sapaku ketika baru sampai didepan pintu dapur.

Okaa-san melirik ke arahku, hanya sebentar lalu ia fokus lagi ke makanan yang sedang dimasak itu.

"ohayou sayang, sini duduk" otou-san menepuk nepuk kursi disebelahnya, Aku menghampirinya dan mematuhi perkataannya.

"okaa-san belum beli bahan bahan masak lagi, jadi yang ada saja ya, gomen.."

Okaa-san datang dgn beberapa makanan ditangannya yang dibawa dgn nampan cukup besar.

Ada sup miso, tamagoyaki, onigiri, dan ikan salmon. Hanya itu saja yang da di meja makan, tapi kurasa ini lebih dari cukup.

Kami pun makan dengan nikmat di bundaran meja ini.

~••~

Setelah selesai makan, aku mengambil tas yang berada disofa ruang tamu dan keluar dari rumahku.

Baru saja aku selesai memakai sepatu dan berdiri, kulihat ada motor yang menghampiriku. Jujur saja aku tdk tau motor siapa itu.

Semakin dekat motor itu dgnku, semakin jelas juga kulihat orang yang menaiki motor tersebut.

Motor itu berhenti dan orang yang mengendarai motor itu membuka helmnya. Ada dua orang dan dua motor ternyata, mereka adalah.....













 Ada dua orang dan dua motor ternyata, mereka adalah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"kagami-san"

"ohayo y/n"

"hm, ohayo"

Aku masih memasang tampang yang bego eh maksudku yang tdk tau apa apa.

"aomine, dia y/n dan y/n ini aomine"

"yorroshiku"  "yorroshiku" sapa kami berdua (aomine + y/n)

"ya sudah aku duluan ya kagami-san"

Baru saja ku balikkan tubuhku ini, kudengar kagami memanggilku.

"y/n"

"ha'i? "

Aku menatap kagami-san dgn tanda tanya di atas kepalaku.

"a-ayo kesekolah bareng"

"eh? "

Aku cukup kaget mendengarnya, kukira ia hanya datang dan memperkenalkan temannya itu. Tapi ternyata...

"suman, jika kau tidak mau tida---"

"ayo"

Aku menghampiri kagami-san yang masih diam karna omongannya yang tadi dipotong olehku.

Kami bertiga pun naik ke motor, dan pergi dari depan rumahku itu. Aomine memakai motor yang berbeda.

~••~

Sesampainya disekolah aku merasa risih karena tatapan para gadis gadis yang terlihat tidak suka saat aku bersama kagami-san.

Kagami-san harus mengurus urusannya sendiri jadi ia pergi duluan, sepanjang koridor sekolah aku ditatap tidak suka oleh gados gadis yang ada disana.

Samar samar kudengar bisikan mereka.

"baru aja jadi murid baru masa udh ngambil kagami-kun lagi sih"

"anak baru tapi laganya selangit"

"katanya dia juga deket sama anak voli ya?"

"ihh cantik darimana nya sih, org cantikan gue"

"belagu banget"

Begitulah kira kira bisikan bisikan mereka. Tak lama aku merasa ada yang menabrak tubuhku.

Kulihat ada empat orang gadis yang salah satunya tadi menabrak tubuhku, untung saja aku tidak jatuh.

"jalan tuh liat liat!"

Jika saja aku bukan anak baru disini, mungkin aku sudah membentak balik dirinya.

"g-gomen"

"eh? Elu bukannya anak baru ya. Yang lagi ngincer kagami-kun"

"b-bukan"

"alah alesan lu bangs*t"

Salah satu gadis itu menarik rambutku, sakit... Hanya itu yang kurasakan.

"tau ga sih, lu tu ga usah belagu jadi anak baru. Muka lu aja ga seberapa"

"kagami-kun itu punya kita, lu gaboleh ambil anj*ng"

Kata kata kasar itu keluar dari mulut para gadis yang sedang membullyku, mungkin.

Tak lama aku merasa ada yang menendang kakiku, sampai aku terduduk dilantai.

"tampang kaya babi utan aja bangga"

"jangan jangan rambut lu kutuan ye? "

"gua saranin deh ya, jangan deket deket sama kagami-kun. Dia itu punya kita, elu babi jadi diem aja"

"eneg gua liat muka lu"

Itulah kata kata yang mereka katakan padaku, air mataku keluar setelah tdk tahan aku menahannya.

Mereka terus berlanjut...


Sampai sebuah suara tidak maksudku bentakan yang membuat seluruh siswi disini diam.















"HORA HORA! Nani shiten no?"

BERSAMBUNG...
maaf baru update sekarang, baru sembung ini juga.

Semoga aja bisa Double update..
A

gak maleman ya update nya..

Hora = Lihat
Nani shiten no? = lagi ngapain?

ARIGATOU & SAYOUNARA...

My School, My Problem Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang