HALLO READERS, SAYA UPDATE LEBIH CEPAT KARENA SEBENTAR LAGI BULAN RAMADHAN. SAYA TIDAK TAHU APA CRAZY RICH MAN AKAN TETAP UPDATE SELAMA BULAN RAMADHAN.
Ngomong-ngomon, dalam tiga bab lagi cerita ini akan tamat.
Selamat membaca dan jangan lupa vote.
BASTARD QUEEN dan NIGHT SHADOW akan menjadi cerita baru saya. Mohon maaf juga untuk yang sudah membaca LOVE SHOT, ceritanya saya hapus karena saya belum menikah jadi kurang paham kehidupan berkeluarga. Jadi saya merasa belum mampu bertanggung jawab atas kelayakan ceritanya, sekali lagi saya minta maaf.
Gorden putih bergerak lembut di terpa angin, bulan terlihat terang di antara galapnya malam. Yura meringkuk tidur dengan tenang memeluk guling. Gadis itu terlihat tenang dalam tidurnya seakan tengah di ceritakan dongeng kecil oleh pohon-pohon yang bergerak di luar rumah.
Klik
Pintu terbuka memperlihatkan bayangan tubuh Julian yang berada di ambang pintu, Julian menutup kamarnya dengan hati-hati. Lampu utama kamar mati, namun lampu di atas nakas dan cahaya malam menyinari tubuh mungil yang meringkuk dengan piaya tipisnya itu di tengah ranjang.
Julian tidak dapat menahan senyumanya mengingat betapa bahagianya dia hari ini. Julian pergi ke kamar mandi dan menanggalkan semua pakaiannya.
Banyak pekerjaan yang menantinya untuk menjalankan beberapa rencana yang paling tidak terlihat semua musuhnya.
Tidak ada yang Julian takuti, sebelumnya ketika dia hidup dalam kesendirian. Namun sekarang berubah, ada seseorang yang perlu dia lindungi.
Air di shower berhenti perlahan, Julian segera keluar dari kamar mandi setelah memakai jubah mandinya. Masih dengan tenang dia memasuki ruangan walk in closet untuk berpakaian.
Jam di dinding sudah menunjukan pukul satu malam ketika Julian kembali keluar kamar dengan wajah segarnya, dengan hati-hati dia naik ke atas ranjang dan duduk di samping Yura.
Tubuh Julian membungkuk merendah, mengusap helaian rambut yang menutupi wajah Yura. senyuman bahagia Julian memudar, melihat tanda merah di pipi Yura, "Siapa yang melakukannya?" gumamnya mengusap lembut pipi Yura.
Kening Yura mengerut, masih merasakan rasa sakit di wajahnya karena sentuhan Julian. Bibir mungil itu bergerak kecil mengeluarkan erangan, tangannya menahan tangan Julian dengan mata yang masih terpejam.
Julian semakin berang, melihat tangan kecil itu terlihat lecet, dan cincin pemberiannya tidak di pakai.
"Kau sudah pulang" Yura terbangun dengan setengah kesadarannya, tubuhnya sedikit bergerak karena tarikan Julian yang membawanya kedalam pelukannya.
"Tidurlah" ucap Julian dengan tenang, menyampingkan amarahnya. Yura memejamkan matanya lagi dan membiarkan Julian memeluknya dan menemani tidurnya.
***
"Kenapa kau membiarkannya masuk?" Julian menyesap winenya dan menatap tajam computer di ruangan kerjanya yang memperlihatkan kedatangan Nately hingga apa yang telah di lakukan wanita itu kepada Yura.
"Nona Nately mengancam bunuh diri tuan, diam membawa pistol." Jawab Dassler dengan kepala tertunduk terlihat sangat merasa bersalah sekaligus takut.
"Bawa cincin yang dia ambil, kuliti wajah dan tangannya hingga rusak. Kau jangan kembali sebelum menyelesaikan apa yang aku perintahkan"
Dassler menelan salivanya dengan susah payah, kekejaman dan ucapan Julian selalu tidak terduga. Termasuk Nately. Biasanya, sebesar apapun ulah yang di lakukan Nately, Julian akan membiarkannya karena rasa hormat Julian pada ibu Nately.
KAMU SEDANG MEMBACA
CRAZY RICH MAN 18+ (END)
De TodoSemua orang selalu menganggapnya pria gila. Julian Giedon, pria yang pandai menghasilkan uang dengan kegilaannya yang menjadikannya salah satu pria terkaya di dunia. Julian suka pesta dan kebebas dalam hidup dan berpikir, dia adalah bad boy terfavo...
