15

7.3K 732 30
                                        

"Mau makan siang gak?"tawar jaemin saat kami sedang melewati sebuah restoran.

aku langsung menggeleng "Ngak,belum laper"

"Kamu belum sarapan tadi!! Masa gak makan siang juga"ujarnya sambil memberhentikan laju sepedanya

"Nanti aja di hotel,ayok pulang"ajakku dan dia langsung turun dari sepedanya dan menarikku untuk masuk kedalam restoran.

"Ih nanti aja di hotel"ucapku tapi dia tetap memaksaku untuk masuk kedalam restoran,akhirnya kita berdua makan siang di restoran tersebut.

"Aku ke toilet sebentar"ujarku sebelum duduk di kursi dan dia mengangguk lalu menungguku sebelum memesan makanan.

aku langsung pergi ke toilet sendiri dan mencuci tanganku,tiba tiba dari pantulan cermin aku melihat minju yang baru saja membuka pintu bilik kamar mandinya.

"Kita ketemu lagi"ujar minju dari bilik kamar mandi

"Mau apa kau?"tanyaku saat dia mulai mendekatiku.

"Sudah ku bilang aku ingin jaemin,jauhkan dia"ujarnya sembari menarik rambutku dengan kuat.

"Apaan sih!!"aku mencoba melepaskan tangannya dari rambutku,astaga rasanya rambutku akan putus jika di tarik sekuat ini.

"Aku sudah bilang padamu tadi pagi,ceraikan jaemin kenapa sangat sulit"ujarnya penuh penekanan.aku menatapnya dengan tajam lalu tersenyum sinis.

"Jika begini terus aku tidak segan segan menyingkirkanmu"lanjutnya sembari memperkuat menarik rambutku

Bahkan ada beberapa yang sudah rontok

Jika begini aku harus ke salon lagi

"Sampai kapanpun aku tidak akan menceraikan jaemin"ujarku dan dia tertawa sinis.

"Dengarkan aku,datang ke taman kota saat tengah malam dan temui aku disana"ujarnya dengan nada penuh penekanan

"Tidak mau"tolakku, dia malah menarik lagi rambutku dengan kencang

"Jika kau tidak datang,jangan harap kau bisa kembali dengan suamimu"ujarnya lalu mendorong kepalaku keras dan pergi begitu saja.

"Hah kenapa dia selalu mengancamku"gerutuku sembari merapikan rambutku agar tidak terlihat berantakan

"Astaga dia menarik sampai akarnya" keluhku yang melihat rambutku masih sedikit berdiri akibat di jambak olehnya

Setelah sedikit merapihkannya aku lalu pergi menemui jaemin.

"Kenapa kau lama sekali? Ada apa dengan rambutmu?"tanyanya saat aku baru duduk di hadapannya.

"Aaah tidak ada apa apa"ujarku dan dia menatapku tak percaya tapi hanya mengangguk.

"Ayok kita pulang"ajaknya dan aku mengangguk

Entah kenapa dia mengajakku pulang padahal kita baru saja duduk di restoran.

bahkan belum sempat memesan makanan

■■■■

Jarum jam sudah menunjuk angka jam 12 malam,aku hanya terdiam memikirkan keputusanku,apakah aku harus pergi menemui minju atau tetap disini.

Aku melihat jaemin yang tertidur pulas di sampingku,aku tidak ingin kehilangannya untuk kedua kalinya,akhirnya aku memutuskan untuk menemui minju.

Dengan menggunakan sepeda aku mengendarainya menyusuri jalanan kota yang hanya diterangi lampu jalan.

sesampainya di taman kota aku tidak melihat minju di manapun hingga mataku tertuju pada seseorang yang tengah terduduk di bangku taman.

Aku menyipitkan mataku agar melihat orang tersebut dengan jelas,aku tidak mungkin salah lihat.

Marriage Life (Na Jaemin X you)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang