46

4.6K 480 18
                                        

Jangan lupa votment uri readers nim♡♡♡

■■■■■

Setelah mendapat telfon dari ibunya jaemin langsung pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan ayahnya.aku tidak ikut dengannya karena harus menjaga minjae.

"Semoga tidak ada kenapa kenapa"gumamku sembari berjalan mengitari kamar.

Ting nong ting nong

Aku yang mendengar bel berbunyi langsung turun kebawah dan membuka pintu.melihat siapa yang datang di siang bolong ini

"Sia-"perkataanku terhenti saat melihat minju di depan rumahku.

"Halo, ahh rumah ini tidak berubah sejak terakhir kali ku kunjungi"ujarnya seraya mendorong tubuhku lalu masuk ke dalam rumahku.

"Mau apa kau?"tanyaku dan dia langsung tertawa kecil.

"Tidak perlu repot repot, aku disini hanya sebentar"ujarnya sembari duduk di sofa.

"Siapa juga yang nawarin"gumamku kesal lalu menghampirinya

"Aku mau memberitahumu satu hal dan ini sangat penting" ujarnya

"Memangnya kita ada urusan?"sinisku dan dia hanya tertawa.

"Tapi ku pikir kau harus tahu ini"ujarnya lalu melempar selembar amplop hitam kedepanku.

aku langsung merotasikan bola mataku malas lalu mengambil amplop yang tadi dia lempar.

"Bukalah" ujarnya dengan nada sarkas

Aku langsung membukanya dan yang pertama terlihat adalah surat kesehatan kehamilan?

Aku mengerutkan keningku bingung lalu menatapnya

"Kau sedang mengandung?"tanyaku dan dia hanya mengangguk.

"Jadi kau kesini untuk curhat bahwa kau mengandung di luar nikah?"tanyaku lagi dan dia langsung tertawa

"Bodoh, baca hingga akhir"aku langsung mendengus lalu membaca suratnya hingga akhir dan

"Apa?"aku menjatuhkan kertasnya tak percaya, aku tidak salah lihat bukan.

Apa ini sungguhan?

Ini nyata?

"Tidak mungkin..."ujarku sembari menatap minju

minju yang melihatku hanya tertawa lalu menghampiriku yang masih terdiam membeku.

"Lihat aku"dia menarik wajahku hingga mataku dan matanya bertemu.

"Dia baru saja menghianatimu bukan..." dia membuang wajahku begitu saja lalu berlalu dari hadapanku.

aku langsung terduduk di lantai dan masih tidak bisa berfikir jernih.

Sangat sulit untuk berfikir jernih sekarang.

"E-eoma!"suara minjae membuyarkan lamunanku.

aku langsung berlari ke kamar minjae dan memeluknya.

"Eomma takutt"ujarnya dan aku langsung mengelus kepalanya pelan.

"Eomma disini, tidurlah"ujarku sembari mengusap punggungnya pelan.

tidak lama setelah itu minjae kembali terlelap di pelukanku.

Entah ini sungguhan atau hanya rekaan semata, kenapa sangat menyakitkan bagiku kenyataan yang membuatku ragu untuk percaya lagi dan...

"Kau...mengecewakan ku lagi"

Marriage Life (Na Jaemin X you)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang