jalan pakubuwono

11K 1.6K 121
                                        

your vote and comments are really needed
to support this work as much as possible!

+

sore ini marco jemput sheena untuk dateng ke acara reunian sma nya di pelantaran dharmawangsa, kira kira udah tiga tahun mereka berdua melepas status pelajarnya. ada rasa rindu juga sih dari lubuk hati mereka berdua yang paling terdalam.

makanya marco sama sheena hari ini ngga sabar banget mau temu kangen.

"mar, make up aku ketebelan ngga?" ucap sheena sambil merapihkan rambutnya.

marco mengerutkan dahinya saat melihat pacarnya make up-an, biasanya sheena kalo mau pergi pergi dan acara gitu cuma pake blush sama lippen doang. tapi kali ini lengkap banget, namun enggak berlebihan juga sih.

"enggak sih," jujur marco. "tumbenan kamu niat pake gituan."

"emang pake apa?" tanya sheena.

marco membelokkan stir mobilnya ke kiri, "itu lho yang di mata."

"eye shadow?"

"iya kali, aku nggak ngerti." ucap marco menggidikkan bahunya.

"jelek, ya?"

seketika marco menoleh takut sheena marah dan mikir yang nggak nggak, "enggak kok, sayang."

"all men do is a lie." ketus sheena seraya mengambil hand mirror 3ce di tasnya.

"pffftt, lagiiii marco lagiiii salah lagiii." keluhnya dengan raut wajah masam.

sheena terkekeh melihat tingkah pacarnya, gadis itu akhirnya menguncir asal rambut panjangnya menjadi messy bun hingga memperlihatkan leher jenjang dan collarbonenya.

outfit sheena kali ini memakai long sleeve knit warna putih yang dipadukan dengan jeans hitam andalannya, sederhana. tapi menurut marco sisi sheena yang ngga pernah ribet perihal penampilan, membuat presentase cintanya naik berkali lipat.

"shen,"

"hm?"

"fix kita sampe sampe disana pasti dibacotin haechan." ujar marco.

sheena ketawa, mengingat dulu haechan paling semangat nyomblangin marco sama sheena tapi di bantah abis abisan sama mereka berdua karena kekeuh mau sahabatan aja.

"dateng dateng pada kaget, iya gak sih, mar?" jawab sheena masih dengan ketawanya yang nggak lepas.

marco terkekeh, lalu mengangguk menyetujui sheena. "terus ya, si jeno pasti malakin sparepart mobil bekas aku."

sheena bingung, "jeno kan bokapnya yang punya saham di bridgestone?"

"makanya itu, heran aku juga. tinggal minta duit aja sama bokapnya buat beli baru? "

sheena cuma bisa geleng geleng.

"eh si renjun apa kabar tuh, mar?"

"setau aku dia jadi anak hukum sih di ui." jelas marco. "eh, tapi dulu renjun tuh pacaran ngga sih sama temen kamu, shen?"

"siapa? lauren?" tebak sheena, ya karena temen deket dia saat itu cuma lauren apalagi dia kalo diajak main bareng marco, anaknya seneng banget. tau taunya biar bisa ketemu renjun.

TRAFFIC ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang