Jungkook tertawa kecil. Pemuda itu berpindah tempat, kembali duduk di hadapan Lisa. Sedangkan Lisa mendengkus di tempat, mengalihkan wajah meredakan efek salah tingkahnya.
Ponsel yang berada di saku celana Jungkook bergetar, membuat Jungkook merogohnya dan membuka layarnya yang menampilkan pop-up chat.
Dara
Oi, lo dimana? Disuruh balik sama bokap.
Jungkook meneguk ludah, namun pemuda itu refleks menatap Lisa saat gadis berponi rata itu mengatakan sesuatu.
"Kenapa kamu nggak ngomong kalau Dara itu sepupu kamu?"
Jungkook menurunkan kedua bahunya, tanpa sadar memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku celananya, tak membalas pesan Dara barusan.
Mata Jungkook mengerjap, menatap Lisa di hadapannya yang pura-pura sibuk memainkan bubble tea. Jungkook hanya menipiskan bibir, pemuda itu tak memiliki alasan untuk menjawab.
"Kamu tau kalau itu bisa buat aku makin salah paham?" tanya Lisa yang sebenarnya bermaksud menasihati. "Tadi malem, Dara ungkapin yang sebenarnya, tapi nggak semua. Katanya, ada rahasia yang nggak boleh dia bocorin secara cuma-cuma."
Manik Lisa terangkat, menatap Jungkook yang mulutnya terkatup rapat. Gadis cantik itu mendesah berat, mengangkat alis melihat pemuda di hadapannya yang masih tak angkat bicara.
"Kookie, kalau kam—"
"Jeon woi kenapa lo nggak baca chat gueeeeee?!"
Kalimat Lisa terpotong karena teriakan dari gadis yang baru saja memasuki kafe dan berlari kecil menghampiri mereka berdua.
Dara refleks duduk ke kursi yang berada dekat dengan meja mereka, lalu menyerobot asal bubble tea Lalisa dan meneguknya hingga habis tak bersisa.
Lisa melotot, ingin mengumpat namun urung karena raut serius Dara.
"Bokap nyariin lo. Ngapa jadi gue yang repot sih?? Lo blokir ya?" tuduh Dara asal yang lalu terperanjat karena melihat Lisa di hadapan Jungkook.
Dara membulatkan matanya, menutup bibirnya menatap Lisa dengan raut kaget.
"Eh ...."
Hanya itu yang bisa keluar dari mulut Sandara.
Jungkook mendecak kesal, tak peduli banyak jika Lisa mengetahui yang sebenarnya. Pemuda itu menatap Lisa, "Pulang sekarang ayo," ajak Jungkook sedikit memaksa.
Lisa mengerenyit, "Kenapa?" tanya Lisa membuat Dara mendecak sebal.
"Ah elo lemot!" umpat Dara membuat Lisa mendelik ke arah Dara. Mengerti dipelototi begitu, Dara refleks mengatupkan bibirnya karena tak sadar terlalu frontal.
"Ehm, ada urusan," alibi Jungkook membuat Lisa lagi-lagi mengerenyit.
"Ah Yon lo pergi aja biar pacar lo sama gue disini," usir Dara yang sedari tadi sebal karena kesenangannya harus terganggu oleh ayah Jungkook.
Jungkook menipiskan bibir, merasa ragu. Pemuda itu menolehkan kepala menghadap Lisa, sedangkan Lisa yang mulai bisa membaca situasi kini menyuruhnya pergi.
Pemuda itu sedikit ragu, namun tetap meyakinkan diri melangkah keluar meninggalkan Dara dan Lisa.
"Huft, ngeselin amat," gumam Dara lalu beranjak ingin kembali ke aula pesta, namun tersentak sendiri karena keberadaan Lisa.
"Eh, lo ngapain disini? Balik ke aula kuy," ajak Dara namun Lisa menggeleng kecil, mempersilahkan Dara berbalik meninggalkan gadis itu sendiri.
Tapi, Dara tak tega.
Gadis itu menghela napas berat, harus merelakan pesta gratis bersama teman-temannya. Dara duduk di kursi yang tadinya diduduki Jungkook, lalu menaruh gelas bubble tea di meja mereka.
"Apa ini salah satu dari rahasia yang nggak boleh elo bocorin cuma-cuma?" tanya Lisa langsung pada intinya.
"A ... nggak tau," balas Dara singkat, "tapi gue bisa ngasih tau elo kalau mau."
"Beneran?" tanya Lisa dengan harapan yang mulai melambung.
Dara tertawa keras, menyahut, "Nggak lah, ngapain gue kasih tau elo."
Lisa menggeram sebal di tempatnya, meraih bubble tea-nya kasar dan menyedotnya melampiaskan emosi, namun gadis itu mengerenyit dan melirik isi gelas.
Lah, abis?
"Btw, elo kapelan ya sama Jeon?" tanya Dara menyelidik.
"Hm? Apanya?"
"Ck, bajunya elah. Lo beli dimana dah?" tanya Dara meneliti kemeja Lisa, matanya membulat seketika. "Ohhh lo beli kemarin sebelum gue samperin lo ya? Wih mantap dah," kata Dara yang entah memuji atau mengejek.
Lisa bodoamat. Gadis itu hanya mendengkus sebal, lagi-lagi teringat dengan kejadian 'itu'.
***
To Be Continued
a/n :
Sebenernya kemaren ada yang mau aku up cuman udah malem banget jadi yha update sekarang ajah dibarengin ehe.
©-chocelnate
Yogyakarta, 10 Mei 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
LO(S)ER | lisa, jungkook
Fanfiction[COMPLETED] ❝ Saat seorang LOVER memiliki sinonim LOSER. ❞ Jeon Jungkook, cogan sekolah mereka yang tiap harinya membaca dan belajar. Jungkook sudah terlelap didunianya sendiri jika dihadapkan dengan buku. Ia pendiam dengan yang lainnya, namun ia be...
