Sudah hampir sebulan mereka berkenalan hingga suatu hari Demian menyatakan cintanya kepada Allicia.
"Allicia?lagi ngapain?"
"Lagi baring aja. Ada apa?"
"Boleh bicara jujur , nggak?"
"Boleh, bicara aja"
"Cia?aku mau jujur selama aku kenal kamu, aku merasa nyaman nggak biasanya aku begini dan aku jatuh cinta sama kamu"
"Haha... kamu bercanda? Kita aja cuma kenal lawat chat loh mana mungkin itu terjadi"
"Kita kan nggak tau cinta itu bakal tumbuh kapan dan dimana, bahkan sama siapa juga kita nggak tau, Cia"
"Ya aku tau, cuma kan nggak mungkin lah bisa ada perasaan kaya gitu dikamu nya, apa lagi sama aku yang kamu kenal hanya lewat dunia maya aja"
"Tapi aku serius Allicia, aku mau kita lebih mengenal satu sama lain lagi dan aku mau kita jalin hubungan yang lebih serius?"
"Itu nggak mungkin Demian . Kamu fikirin lagi deh kita belum pernah bertatap muka langsung bagaimana bisa kita jalin hubungan?"
"Allicia? Banyak kok yang awal nya kaya kita gini tapi, mereka bisa kok menjalaninya sampai ke jenjang yang lebih serius? Kenapa kita nggak bisa?"
"Ya aku tau Demian tapi, aku nggak mau buang waktu demi hal yang nggak pasti"
"Kita nggak akan buang waktu karna aku janji aku bakal seriusin kamu dan nggak pernah ada niat aku buat mainin kamu, Cia"
"Jelas kita akan buang waktu Demian karna kita tau endingnya seperti apa? Pastinya kita hanya menjalin hubungan setelah bosan ya kita saling melupakan dan kita juga nggak akan mungkin kan, ketemu jarak kita juga jauh bukan berjarak yang hanya 1 atau 2 kilo meter tapi,kita beda pulau."
KAMU SEDANG MEMBACA
Demian&Allicia
Non-FictionMungkin ini terdengar sangatlah konyol berkenalan lewat sosial media dan menjalin suatu hubungan meskipun belum pernah bertemu dan terhalang jarak yang jauh Jakarta-Samarinda, tapi inilah kenyataannya. Allicia Putri perempuan yang berusia 21 tahun...
