Note : Part Lengkap
Bara Stevano William , laki - laki dengan wajah bak dewa yunani ini memiliki tubuh yang tegap , rahang yang tegas , hidung yang nyaris sempurna , mata yang tajam serta bibir tipis berwarna merah alami ini merupakan sosok dingin...
Jangan senyum-senyum sendiri ya kalau baca hihihihi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Abang Gavin yang lagi mandi nihhh
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dan ini aunty anya yang lagi pose niruin uncle gavin yang cool gituh
Vote dan komen di setiap partnya! Isi kolom komentar sebanyak-banyaknya dengan kata-kata lucu halu kalian oke, itu sangat membuat mood author bagus buat nulis so bisa update cepet kalau moodnya bagusss
Oke nggak perlu banyak ngomong yah langsung baca aja
Happy Reading
Setelah rapat selesai leon berinisiatif untuk menghampiri leo yang masih duduk di pojok ruangan yang fokus main game di ponselnya. Demi mantan yang sudah dia tidak sayangi lagi dia lebih ikhlas di cuekin mantan-mantannya daripada harus di cuekin singa kecil ponakkan uculnya satu ini.
"Cill" Panggil leon dengan mengambil tempat duduk di samping leo.
"Ya" Jawab leo singkat yang bahkan matanya hanya berfokus ke layar ponselnya sama sekali tidak melirik ke arah leon.
"Cilll jangan cuekin uncle leon yang ganteng ini dong, lihat sini bentar" Bujuk leon dengan nada seperti anak kecil yang sedang merajuk bahkan aksa dan arka kompak menepuk jidat mereka masing-masing karena melihat leon yang malah seperti anak kecil itu.
"Abangnya sibuk" jawab leo ketus.
"Bocil masih marah ya sama uncle, hampura atuh cill uncle leon udah sama aunty icha kok beneran deh suuerrrr, Jangan marah lagi atuh cilll" Kata leon melas sekali.
"Ndak usah ndak papa kata mommy nggak boleh maksa uncle jadi terserah uncle aja" Cuek leo yang sedari tadi masih belum melihat tampang unclenya yang sangat seperti orang frustasi.