Maddie
Maddie duduk bersama Stella, menunggu Audrey yang sudah memasuki malam tidak pulang-pulang. Ia sempat mencoba menghubungi gadis itu, sayangnya handphone Audrey tertinggal di atas nakas.
"Astaga, gadis itu kemana?" Maddie mengambil handphone Audrey seraya mematikan sambungan teleponnya.
"Apa sebelum aku datang Audrey belum ada di sini?" tanya Stella.
"Bahkan ketika dia berurusan dengan pacarmu dia tidak pulang-pulang." Maddie memicit kepalanya yang tengah memusingkan keberadaan Audrey.
Stella teringat sesuatu dan langsung mengambil benda di dalam tasnya seraya mendekatkannya ke telinga.
'...........'
"Apa Audrey bersamamu?"
'...........'
"Tidak apa-apa, baiklah." Stella langsung mematikan handphonenya dan menghubungi nomor lainnya, namun sayangnya nomor yang ia tuju tidak aktif sama sekali. "Kita harus bertindak Mad," ujarnya seraya bangkit dan tampak kelihatan lebih khawatir ketimbang Maddie.
Maddie mengernyit. "Jangan bilang kau akan memberitahu... Hoseok?" Spontan bola mata gadis itu membesar dengan mulut yang menganga seraya menggeleng keras. "No, no, no, jangan cari mati Stel."
Stella menghembuskan napas kasarnya. "Mana mungkin aku melakukannya. Aku hanya ingin kita mendatangi tempat-tempat yang kerap Audrey kunjungi," jelas Stella menyarankan.
"Hah? Ya Tuhan Stella! Berhentilah dengan leluconmu. Aku bahkan tidak tau tempat yang sering gadis itu datangi. Menurutku Audrey bahkan tak punya tujuan selain hanya asrama ini," kekeh Maddie tak menyetujui saran dari Stella.
"Aku yakin Audrey pasti bersama Jungkook."
Maddie melongo. "Tidak mungkin Stel. Lagipula kau pulang bersama Jungkook. Ya, aku tau Jungkook pergi lagi, tapi perlu apa lagi Audrey menemui kekasihmu itu?"
"Terserahmu Mad, biar aku saja yang pergi," putus Stella bangkit dan keluar dari kamar.
Maddie hanya memandang handphone milik Audrey. Bukan hal yang tidak mungkin jika Maddie menghawatirkan Audrey, karena saat ini ia masih mencari-cari cara untuk menemukan Audrey.
Maddie tiba-tiba saja teringat akan Suga. Menurutnya dengan menelpon hasilnya lebih efektif ketimbang harus mencari langsung namun alhasil malah tidak menemukan apa-apa. Dengan cepat Maddie pun menghubungi Suga yang hanya hitungan detik sudah menjawab teleponnya.
"Apa kau bersama dengan Jungkook?" tanya Maddie to the point.
'Maddie?'
"Ya ini aku. Apa bersama dengannya?"
'Ada apa Mad? Apa kau ada perlu dengannya?'
"Ya Tuhan, aku hanya ingin tau kau bersamanya apa tidak?" Maddie berdecak sebal karena kelemotan Suga.
'Ya, dia bersamaku.'
"Juga Audrey?" sambar Maddie cepat.
'Em... Tidak.'
"Maksudmu?"
'Dia tidak ada.'
Tubuh Maddie terangkat saat seseorang mendobrak pintu. Bahkan Maddie menjatuhkan handphone-nya sangking terkejutnya.
"Di mana Audrey?"
Maddie menelan ludah seraya berdiri. Di hadapannya ia telah melihat Hoseok yang tengah menatapnya dengan kilatan api.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY LOVER THE SERIES
RomanceMelalui kisah Audrey, Alea, Maddie, Stella dan Rachel, kita akan diajak memahami bagaimana rumitnya menemukan batas cinta yang sesungguhnya. Cinta yang menampung pengharapan dan begitu pulalah sulitnya cinta berikan kepastian. Akankah ke lima gadis...