Happy reading
*******
Paginya saat Airen sudah sampai di kelasnya dia dikejutkan dengan sekotak bekal di atas mejanya. Siapa yang menyimpan bekalnya di atas meja. Apa ini milik Syafira? tapi Airen belum menemukan sosok sahabatnya itu di sini. Lalu siapa yang sudah menyimpan makanan bekalnya di atas meja Airen.
"Woyy," sapa Syafira menepuk pundak Airen dari belakang. Airen kaget dengan kedatangan Syafira yang tiba-tiba.
"Sialan lo, datang-datang ngagetin," gumam Airen kesal.
"Habisnya lo dari tadi bengong mulu, kesambet ya lo?" tanya Syafira mengada-ngada. Mana ada setan yang berani masuk kedalam tubuhnya Airen.
"Paan sih gak usah aneh-aneh," sahut Airen kesal mendengar pertanyaan Syafira yang tidak masuk akal.
"Eh lo tumben banget bawa bekal ke sekolah?" tanya Syafira yang menyadari ada sekotak bekal di atas meja Airen.
"Ini bukan punya gue," sinis Airen yang tidak mengetahui pemilik kotak bekal itu.
"Tapi kayanya ini baru dibuat deh, masakannya masih panas," ungkap Syafira memutar-mutar sekotak bekal yang kini berada di tangannya. Benar saja bekal itu baru saja dibuat dan orang yang membawanya langsung menyimpannya di atas meja Airen.
"Dari fans berat lo kali," ucap Airen asal. Mana ada yang ngefans sama Syafira yang bawelnya minta ampun.
"Bisa jadi tuh, ya udah sini biar gue makan," sahut Syafira dan langsung mengambil kotak bekal itu untuk disantapnya.
Sebelum Syafira membuka kotak bekal tersebut ada yang menghampiri Airen dan membuat niat Syafira diurungkan.
"Ren, itu Ray nyariin lo," ucap salah satu teman sekelasnya Airen. Saat mendengar ucapan itu Airen langsung keluar kelasnya dan menghampiri Ray. Syafira yang mendengarnya merasa heran tumben sekali Ray datang ke kelas ini.
Saat Airen sudah sampai di depan pintu kelas sudah ada Ray yang menunggunya.
"Lo nyari gue?" tanya Airen memastikan bahwa ucapan temannya itu tidak salah.
"Iya gue nyari lo, gue cuma mau mastiin kalau bekal yang gue bawa buat lo udah lo makan," ungkap Ray memastikan. Jadi yang menyimpan kotak bekal itu adalah Ray.
"Apa? Jadi kotak bekal itu punya lo?" tanya Airen kaget, kenapa Ray tidak memberikannya langsung.
"Iya gue sengaja bikin buat lo," ungkap Ray, memang dia berniat untuk mendekati Airen maka dari itu Ray membawakan sekotak bekal untuk Airen agar dia tertarik oleh Ray.
"Ya ampun, makasih ya buat bekalnya, kalau gitu gue masuk dulu ya, bay," ucap Airen dan bergegas memasuki kelas meninggalkan Ray sendirian di depan pintu.
"Sialan main pergi-pergi aja," gumam Ray kesal dengan kelakuan Airen. Airen sengaja meninggalkan Ray, dia takut bekal yang diberikan oleh Ray dimakan oleh Syafira.
Untung saja pas saat Airen tiba di bangkunya Syafira baru saja ingin memakannya. Airen langsung merebut kotak bekal itu dari tangan Syafira.
"Iren lo apa-apan sih," gumam Syafira kesal melihat kelakuan sahabatnya ini yang tidak ada akhlak.
"Ini bekal Ray, dia sengaja bawa ini buat gue," ungkap Airen menjelaskan tentang pemilik kotak bekal itu. Syafira yang mendengar nama Ray sontak kaget dan tidak percaya tentang itu.
"Gak usah halu deh, udah sini balikin gue mau makan!" teriak Syafira tidak mempercayai perkataan Airen.
"Enak aja gue gak halu, ini beneran punya Ray dia bawain buat gue," sahut Airen kesal mendengar perkataan Syafira yang mengatainya halu.
KAMU SEDANG MEMBACA
INSECURE (Segera Terbit)
Fiksi RemajaCOMPLETED!! Gadis cantik dengan penampilan sederhana membuatnya menjadi bahan bully-an teman-temannya. Berhati malaikat yang sering kali menutupi kesedihannya. Bertarung hebat dengan perasaannya, bertahan atau mengikhlaskan. Dia adalah Airen Nasha R...
