Rencana Jahat Rara

88 11 17
                                        

Kalau memang dia adalah untuk lo,
Tuhan akan memberikannya tanpa kompromi.
_Berbeda_

06:30 WIB

Putri sudah berada di dalam mobil taksi online yang sekarang sudah berjalan menuju sekolah tempat dia bekerja. Sebenarnya Putri bisa menyetir mobil sendiri tapi bundanya selalu melarangnya karna tidak tega.

Putri mengambil hpnya di tas, dia baru ingat sejak pulang sekolah kemaren dia sama sekali tidak mengecek hpnya dan Putri kaget banyak sekali notif dari Alex. Putri segera menelvon Alex

Halo Lex.

Halo,

Kemaren maaf ya aku gak pegang hp, aku kecapean karena kegiatan sekolah.

Oh, oke,

Kamu marah ?

Engga, udah ya Put, aku sibuk.

Oh, iya maaf, kamu nanti jemput aku bisa ?

Bisa.

Jam 4 ya Lex.

Ya,

Yaudah, I Love you

Ya.

Alex memutus sambungan telvon mereka. Putri merasa aneh ada apa sama Alex ?

Apa Putri melakukan kesalahan ? Atau ada wanita lain. Semua pikiran itu ada di otak Putri. Tapi dengan segera Putri membuang pikiran negativ

"Alex cuma lagi sibuk, gue harus ngertiin dia." Ucap Putri pada dirinya sendiri

***
Di butik Bunda Wulan

Bunda Wulan bersama Rara sedang berbicara serius

"Tante, jadi begini, sesuai rencana yang udah kita bahas waktu itu, saya udah mulai mengerjakannya. Tante lihat ini foto Alex dan Yesika sahabat Alex, ini foto sudah saya edit." Tiara menunjukkan sebuah Foto

"Oke kerja bagus nak Rara, lalu kapan nak Rara mau mengirim ke Putri ?" Rara tersenyum

"Hari ini juga tante, tapi setelah saya meeting dengan Alex. Hari ini perusahaan kami akan meeting dan saya sudah menyiapkan rencana yang sangat bagus. Dan tante akan menerima kabar baik tentang putusnya Alex dan Putri." Rara tersenyum licik

"Saya tunggu nak Rara." Rara mengangguk

Alex

Me : Lex, hari ini meeting di restoran aja ya, gue bosen kalo harus di kantor mulu

Alex : Ok. Krm aj nanti lokasinya

Me : Oke Alex

"Kalo begitu saya pergi dulu tante." Bunda Wulan mengangguk dan mengantarkan Rara keluar butik.

***
Di restoran

Alex dan Dito sudah duduk menunggu Rara dan sekretarisnya

Berbeda[COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang