43

2.4K 74 3
                                    

Disisi lain haechan termenung. Ia menyadari satu hal. Hati nya bertanya-tanya kenapa nara mau di ajak naena.

"Apa dia cuman mau balas dendam sama mark yang udah nyakitin dia?"gumam haechan.

Haechan mengacak rambutnya frustasi. Dia ngerasa bego dan di permainkan kalau pemikiran dia tentang nara itu benar tapi disisi lain haechan senang karna dia yang mengambil keperawanan nara.

Dari pada bergelut dengan pemikiran nya dia yang udah packing mau pulang keluar dari kamar dan berpapasan sama mark.

Mereka saling natap dengan tajam dan seakan-akan berkelahi dalam tatapan itu.

"Enak gak having sex sama pacar orang?"tanya mark tiba-tiba.

Haechan tersenyum remeh.

"Setidak nya gua gak having sex sama jalang murahan.."

Wow ಥ⌣ಥ. Percikan api mulai muncul dan hampir aja ada perkelahian. Untung nya jeno dan shotaro datang dan pas juga nara keluar dari kamar.

"Kalian ngapain?"tanya shotaro.

Nara natap mark dan haechan.

"Cuman ngobrol aja.."jawab haechan.

"Yang, udah siap?.. Yok kita pulang.."mark menggandeng tangan nara di depan haechan.

Pas mark mau narik nara untuk jalan eh haechan malah narik tangan nara yang satu nya. Mark narik tangan kiri dan haechan narik tangan kanan.

"Lepasin nara!"kata mark.

"Nara pulang bareng gua.."balas haechan.

"Lo siapa hah?!.. Pacar? Bukan!.. Jadi lepasin nara, dia pulang sama gua.."

"Lo yang lepasin dia!!"

"Gila lo ya?!.. Lepasin dia!!"

Acara tarik-tarikan terjadi dan di tonton sama jeno dan shotaro.

Ekspresi shotaro dan jeno (●__●)

Ekspresi nara ಠ_ಠ

Ekspresi haechan (▼へ▼メ)

Ekspresi mark (▼ヘ▼#)

Be Brave🔞(End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang