Happy Reading ♡
Hari kedua ulangan tengah semester telah usai, seperti biasanya siswa-siswi saat lagi ulangan. Jam pulang sekolah lebih awal, tidak asing lagi mendengarkan itu. Sekarang Keisha baru saja sampai dirumahnya jam sepuluh menjelang siang, dirumahnya hanya ada mamanya, abang dan papanya sedang berada di kantor. Keisha langsung berjalan menuju mamanya yang sedang memasak di dapur untuk makan siang nanti.
"Ma, Aca udah pulang!" sapa Keisha langsung salam kepada mamanya.
"Bagaimana ulangan hari ini, kamu bisa?" tanya Rasti.
"Bisa dong, Ma," jawab Keisha dengan percaya diri.
"Bagus dong kalau begitu, anak mama yang satu ini mah, paling the best!"
"Ahh Mama, biasa aja kok." Keisha selalu saja dipuji oleh mamanya, padahal ia tidak selalu suka kalau dipuji.
"Ya sudah, sekarang kamu ganti baju dulu, mau makan 'kan?" tanya Rasti.
"Mau dong, Ma, apa lagi tadi pagi aku sarapan pakai roti doang," balas Keisha.
"Aku ke kamar dulu ya, Ma." Keisha pun berjalan menuju kamarnya.
Sesudah masuk ke dalam kamarnya yang luas, rapi dan aesthetic itu. Dia langsung merapikan peralatan sekolahnya yang ia bawa hanya sedikit karena tidak ada pelajaran tambahan, ia memilih baju simple untuk di rumah dan memakainya, sesudah semuanya selesai ia berjalan keluar kamarnya.
"Ma, hari ini Papa sama Abang makan siang di rumah?" tanya Keisha sambil duduk di samping Rasti.
"Mama kurang tau deh, mungkin makan di rumah. Papa kamu kan jarang makan di luar," jawab Rasti.
Setelah lama menunggu, akhirnya ada seseorang yang mengetuk pintu dan langsung masuk ke rumah.
"Bang Dito pulaang!" seru Dito seraya berjalan menuju Keisha sambil merentangkan tangan.
"Papa mana?" tanya Keisya. Dito mengurungkan niatnya yang mau memeluk adiknya itu.
"Abang ada di sini, kenapa yang di tanya Papa doang?" gerutu Dito.
"Ya justru yang harus ditanya itu Papa, kan Abang udah ada di sini." Dito menghela napas.
"Kalian kenapa sih ribut-ribut," ucap Hendra berjalan menuju ruang makan.
"Nggak apa-apa kok, Pa," balas Keisha sambil salam kepada Papanya, Dito yang melihat kelakuan Keisha mengernyit.
"Giliran sama abangnya, nggak salam."
"Wah, kayaknya enak nih, yuk kita makan!" ajak Hendra sambil mengambil piring yang sudah ada nasinya, karena Rasti yang menyiapkan.
~o0o~
Hari semakin siang, cahaya matahari masuk ke dalam kamar Keisha. Sekarang Keisha sedang belajar untuk ulangan besok, besok pelajaran ada tiga. Jadi, Keisha harus mengejarnya mulai dari sekarang. "Udah azan zuhur belom sih?" tanya Keisha sambil menyalakan ponselnya.
"Jam setengah satu, berarti udah azan, mending solat zuhur dulu biar nyaman belajarnya." Keisha mengurungkan belajarnya, menutup semua bukunya dan berjalan menuju toilet.
Selesai solat, Keisha langsung membereskan peralatan solatnya dan membuka bukunya.
Drrt drtt
Tidak lama saat Keisha belajar, getaran dari ponsel Keisha membuatnya melihat ponselnya ternyata ada pesan dari whatsapp.
Kevin
KAMU SEDANG MEMBACA
Tanpa Akhir
Teen Fiction[ TAMAT ] Apa arti cinta? Dia datang tanpa permisi lalu pergi tanpa pamit, dia kembali dengan harapan kalau dia pergi tidak masalah, padahal tidak mudah yang dia bayangkan, dia ingin aku dan dia bisa bersama lagi seperti dulu. Tidak, dulu kita baha...
