"Terimakasih untuk waktunya Rena!" Ucap Jeon somi melambaikan tangan kepada Rena dan diangguki kepala oleh gadis tersebut kemudian ia langsung masuk kedalam rumahnya.
Menghela nafas dengan kasar, ia jadi teringat tadi saat bertemu dengan Winter dan Sungchan. Ah Somi sebenarnya merindukan Winter, namun sahabatnya itu sangat berlebihan lantaran menjelek-jeleki Rena begitu saja.
"Ennik kamu udah pulang?" Tanya Evelyn, adik perempuan Somi yang kini menghampirinya.
"Iya nih, aku lelah jangan ganggu aku dulu ya Eve" lirih Somi langsung masuk kedalam kamarnya.
Setelah masuk ia langsung menghempaskan diri keatas ranjang empuknya, menatap langit-langit kamar lalu pandangannya turun ke samping mejanya terdapat foto dirinya dan Sungchan Winter saat mereka pergi ke mall lalu.
Ia pun mengambil dan memandang lembar foto tersebut.
"Winter aku merindukan 'mu...." lirihnya.
"Apa aku salah? Tapikan Rena hanya ingin membantuku" lirih Somi masih memandang foto tersebut.
"Aku baru sadar kok kamu tadi bisa sama Sungchan ya? Padahal kamu dulu gak bisa ketemu orang banyak" ucap Somi sambil terkekeh.
"Bagus lah kalau kamu mulai membuka diri" ucap Somi.
Hening, setelah itu tak ada ucapan yang keluar dari mulut Somi.
"Kita harus berbaikan Winter, aku tau aku juga kemarin sedikit berlebihan"
❄❄❄
Keesokkan harinya diapartemen Winter, gadis itu tengah sarapan sebelum dirinya berangkat ke kampus. Setelah sudah selesai sarapan ia pun langsung mencuci bekas piringnya dan mengambil tas dikamarnya.
"Jeon Somi akan berulang tahun...aku baru ingat" lirihnya saat matanya tak sengaja melihat kalender yang berada diatas meja belajarnya.
"Aku harus memberikannya hadiah, untung saja aku sudah menyiapkan..." usai mengatakkan tersebut ia langsung menyambar tas dan pergi dari apartemennya menuju kampus.
Setelah dibawah tanpa menunggu lama, ia langsung masuk kedalam taxi yang ada disana. ah kalau difikir-fikir dirinya sangat jarang menaiki taxi ke kampus, mengingat Jung Sungchan yang entah tak memiliki kerjaan atau apa pasti selalu menunggu nya didepan agar jalan bersamaan.
Beberapa saat Winter telah sampai didepan gerbang kampusnya, ia langsung membayar dan berjalan keluar menuju kampusnya. Ia pun berjalan langsung menuju kampusnya, namun langkahnya terhenti lantaran didepannya begitu banyak sekali kerumunan orang dikooridor kampus, lalu satu persatu orang berlalu sampai nampaklah Jeon Somi dengan membawa beberapa tumpukkan kertas ditangannya.
Pandangan mereka bertemu, Winter ingin menghampiri Somi namun sayang waktu masuknya tinggal sedikit lagi akhirnya ia pun dengan berat hati memilih menunduk dan berlalu meninggalkan kerumunan tersebut.
Jeon Somi melihat punggung Winter kian semakin jauh membuat hatinya sedikit kecewa, apakah Winter telah melupakan ulang tahunnya? ah atau...Winter tak ingin melihat dirinya lagi?
"Kim Winter melalui mu begitu saja? ada apa dengannya" sahut Rena yang sedaritadi melihat adegan Winter dengan Somi yang hanya bertukar pandang.
"Biarkan saja, sepertinya dia memang tak menyukai kalau aku berada didekatmu Somi" ucap Rena lagi.
"Jangan katakan itu lagi...entahlah, aku harus pergi sampi jumpa Rena!" Usai mengatakan tersebut Somi langsung berlari meninggalkan Rena sendiri.

KAMU SEDANG MEMBACA
✔White Winter | ssungwint
Fanfiction[BAHASA ─ AU] Semi baku, Tolong perhatikan angka daftar takutnya ngacak "In winter we met for the first time and you steal my heart even it's a brief meet"-JSC Minjeong atau Winter dan Sungchan berteman saat kecil namun terdapat insiden yang tak men...